Ia meminta para tukang dan pekerja mengerjakan pembangunan sesuai spesifikasi teknis yang telah ditetapkan.

Menurutnya, bangunan sekolah harus dirancang untuk digunakan dalam jangka panjang.

“Bangunan ini bukan bangunan untuk satu atau dua tahun. Ini adalah bangunan untuk jangka panjang. Anak-anak kita akan belajar di sini. Bahkan mungkin kelak anak-anak mereka atau cucu-cucu kita juga akan menggunakan gedung ini,” tegasnya.

Iklan

Ia mengingatkan agar tidak ada pengurangan kualitas dalam proses pembangunan hanya karena fasilitas tersebut berasal dari program pemerintah.

Sebaliknya, fasilitas pendidikan yang diperuntukkan bagi anak-anak harus dibangun dengan kokoh, aman dan memenuhi standar yang telah ditentukan.

Krisman berharap revitalisasi SD GMIT Ege dan SD GMIT Raenalulu dapat selesai sesuai ketentuan sehingga memberikan lingkungan belajar yang lebih layak dan nyaman bagi siswa serta guru.

Pembangunan Harus Berdampak pada Kesejahteraan

Dalam kesempatan tersebut, Bupati juga menegaskan bahwa semangat pembangunan harus diterapkan pada seluruh sektor yang berdampak langsung terhadap masyarakat.

Ia mencontohkan pengembangan tambak garam yang terus didorong Pemkab Sabu Raijua.

Menurutnya, pembangunan tambak garam tidak boleh hanya menghasilkan infrastruktur, tetapi harus mampu membuka lapangan kerja dan meningkatkan pendapatan masyarakat.