Karena itu, Bupati Krisman menilai kehadiran KIP Kuliah dari pemerintah pusat menjadi solusi strategis untuk membantu anak-anak dari keluarga kurang mampu agar tetap dapat mengenyam pendidikan tinggi.

“Pendidikan adalah jalan untuk mengubah masa depan. Kami berasal dari keluarga sederhana, tetapi orang tua kami selalu percaya bahwa pendidikan adalah satu-satunya cara mengubah nasib,” ujar Krisman saat memotivasi mahasiswa.

Bupati Sabu Raijua: Semua Anak Berhak Jadi Mahasiswa

Bupati Krisman memberikan apresiasi kepada Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendiktisaintek) serta Presiden Republik Indonesia atas perhatian terhadap pemerataan pendidikan, khususnya bagi daerah kepulauan dan wilayah terluar seperti Sabu Raijua.

Iklan

Menurutnya, keterbatasan geografis dan ekonomi tidak boleh menjadi penghalang bagi anak-anak daerah untuk mendapatkan pendidikan tinggi.

Ia menegaskan setiap anak bangsa memiliki hak yang sama untuk menjadi mahasiswa dan memperoleh kesempatan mengembangkan potensi diri.

Karena itu, berbagai program afirmasi pendidikan, termasuk KIP Kuliah, dinilai memiliki peran penting dalam memutus keterbatasan akses pendidikan bagi masyarakat kurang mampu.

Cerita Perjuangan jadi Motivasi Mahasiswa

Di hadapan para mahasiswa, Bupati Krisman juga membagikan kisah perjuangan hidupnya yang berasal dari keluarga sederhana dengan sembilan bersaudara.