Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp RakyatNTT.ID
+ Gabung
Kupang, RakyatNTT.ID – Universitas Nusa Cendana (Undana) menempati posisi teratas dalam daftar 20 kampus terbaik di Nusa Tenggara Timur (NTT) versi Webometrics edisi Juli 2026.
Dalam pemeringkatan tersebut, Undana berada di peringkat nasional 107. Posisi ini sekaligus menempatkan perguruan tinggi negeri terbesar di NTT tersebut sebagai kampus dengan peringkat Webometrics tertinggi di provinsi kepulauan itu.
Posisi kedua ditempati Universitas Timor (Unimor) Kefamenanu dengan peringkat nasional 302. Berikutnya, Universitas Katolik Widya Mandira (Unwira) Kupang berada di peringkat nasional 317.
Universitas Muhammadiyah Kupang (UMK) menempati posisi keempat dengan peringkat nasional 344, disusul Universitas Flores (Unflor) di peringkat 402 dan Universitas Nusa Nipa (Unipa) di posisi 403.
Daftar 20 Kampus Terbaik di NTT Versi Webometrics
Berikut daftar lengkap 20 perguruan tinggi di NTT yang masuk pemeringkatan Webometrics edisi Juli 2026:
- Universitas Nusa Cendana (Undana) (Peringkat nasional 107)
- Universitas Timor (Unimor) (Peringkat nasional 302)
- Universitas Katolik Widya Mandira (Unwira) (Peringkat nasional 317)
- Universitas Muhammadiyah Kupang (UMK) (Peringkat nasional 344)
- Universitas Flores (Unflor) (Peringkat nasional 402)
- Universitas Nusa Nipa (Unipa) (Peringkat nasional 403)
- Politeknik Pertanian Negeri Kupang (Politani) (Peringkat nasional 468)
- Universitas Kristen Wira Wacana Sumba (Unkriswina) (Peringkat nasional 515)
- Poltekkes Kemenkes Kupang (Peringkat nasional 594)
- Institut Filsafat dan Teknologi Kreatif (IFTK) Ledalero (Peringkat nasional 647)
- Universitas San Pedro Kupang (Peringkat nasional 772)
- Unika Santu Paulus Ruteng (Peringkat nasional 864)
- Universitas Muhammadiyah Maumere (Peringkat nasional 1109)
- UKAW Kupang (Peringkat nasional 1120)
- IAKN Kupang (Peringkat nasional 1152)
- Politeknik Negeri Kupang (Peringkat nasional 1286)
- Politeknik El Bajo Commodus (Peringkat nasional 1434)
- Sekolah Tinggi Pastoral Atma Reksa (STIPAR) Ende (Peringkat nasional 1554)
- STP Reinha Larantuka (Peringkat nasional 1598)
- Universitas Persatuan Guru 1945 NTT (Peringkat nasional 1628)
Dari daftar tersebut, perguruan tinggi di Kota Kupang mendominasi jajaran kampus dengan peringkat nasional teratas. Namun, sejumlah perguruan tinggi dari daerah lain di NTT seperti Sumba, Ruteng, Ende, dan Larantuka juga masuk dalam daftar.
Undana Pimpin Kampus NTT
Universitas Nusa Cendana menjadi kampus dengan posisi tertinggi di NTT. Dengan peringkat nasional 107, Undana berada cukup jauh di atas perguruan tinggi NTT lainnya dalam daftar Webometrics Juli 2026.
Universitas Timor berada di posisi kedua dengan peringkat nasional 302, sementara Unwira menempati peringkat ketiga dengan posisi nasional 317.
Di bawah ketiga kampus tersebut terdapat UMK, Unflor, Unipa, Politani Kupang, Unkriswina, hingga Poltekkes Kemenkes Kupang.
Masuknya 20 perguruan tinggi NTT dalam daftar tersebut menunjukkan adanya keberagaman institusi pendidikan tinggi di daerah, mulai dari universitas, politeknik, institut, hingga sekolah tinggi.
Apa yang Dinilai Webometrics?
Webometrics menggunakan sejumlah indikator dalam menyusun pemeringkatan perguruan tinggi.
Pada edisi Juli 2026, tiga unsur utama yang digunakan adalah visibilitas, transparansi, dan keunggulan.
Indikator visibilitas memiliki bobot 50 persen. Penilaian ini berkaitan dengan dampak berdasarkan jumlah domain rujukan eksternal yang bersumber dari Ahrefs.com.
Sementara itu, transparansi memiliki bobot 10 persen. Indikator ini didasarkan pada kutipan dari 310 peneliti yang paling banyak dikutip, dengan mengecualikan 20 peneliti dengan jumlah kutipan tertinggi, berdasarkan profil Google Scholar.
Adapun indikator keunggulan memiliki bobot 40 persen. Penilaian ini melihat makalah penelitian yang masuk dalam 10 persen teratas paling banyak dikutip pada periode 2019–2023 berdasarkan data Scopus/SCImago.
Dengan demikian, pemeringkatan Webometrics tidak semata-mata melihat popularitas sebuah perguruan tinggi, tetapi juga mempertimbangkan jejak akademik, penelitian, visibilitas digital, serta keterhubungan institusi dengan lingkungan akademik secara lebih luas.
Webometrics Akui Ada Keterbatasan
Webometrics juga mengakui terdapat sejumlah keterbatasan dalam sistem pemeringkatannya.
Peringkat sangat bergantung pada ukuran dan mencerminkan keluaran atau output institusi. Perguruan tinggi yang masuk dalam pemeringkatan juga tidak dikelompokkan berdasarkan jenisnya, misalnya antara universitas riset dan perguruan tinggi berbasis komunitas.
Selain itu, universitas yang memiliki banyak domain atau memiliki pengelolaan domain yang kurang baik dapat memperoleh skor visibilitas yang lebih rendah.
Beberapa aspek lain juga tidak menjadi ukuran langsung dalam pemeringkatan Webometrics. Di antaranya desain situs web atau pengalaman pengguna, trafik maupun analisis pengunjung, serta aktivitas pemasaran dan periklanan.
Bukan Sekadar Soal Situs Web
Pemeringkatan Webometrics pada dasarnya melihat sejumlah aspek yang berkaitan dengan keberadaan dan dampak akademik perguruan tinggi di ruang digital.
Aspek yang diperhitungkan mencakup dampak penelitian dan keilmuan, keterbukaan serta visibilitas akademis, keterlibatan digital dan referensi dari pihak ketiga, hingga kinerja berbagai unsur universitas yang mencakup pendidikan, penelitian, dan pelayanan publik.
Karena itu, posisi sebuah kampus dalam Webometrics tidak dapat dibaca hanya sebagai ukuran kualitas pendidikan secara keseluruhan.
Daftar 20 kampus terbaik di NTT versi Webometrics Juli 2026 lebih tepat dipahami sebagai gambaran posisi perguruan tinggi berdasarkan indikator yang digunakan dalam sistem pemeringkatan tersebut. (rnc)

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan