Menurutnya, penerapan teknologi modern di Nusa Tenggara Timur harus diselaraskan dengan kondisi geografis serta budaya masyarakat yang hidup di kawasan lahan kering kepulauan.

Ia menilai masyarakat NTT telah memiliki kearifan lokal dalam menghadapi musim kemarau, sehingga inovasi teknologi akan lebih efektif apabila dikembangkan dengan memahami karakteristik tersebut.

Senada dengan itu, Prof. Aliya Nur Hasanah dari Unpad menyampaikan bahwa kerja sama ini tidak berhenti sebagai kegiatan jangka pendek. Desa Fatukoko diproyeksikan menjadi desa binaan sehingga program pendampingan dapat terus berlanjut secara berkesinambungan.

Iklan

Tekan Risiko Penyakit akibat Air Tercemar

Penerapan teknologi filtrasi air dinilai menjadi langkah penting untuk mengurangi risiko penyakit bawaan air yang selama ini banyak dialami masyarakat, seperti diare dan infeksi saluran pencernaan, terutama pada anak-anak.

Dengan tersedianya teknologi penyaringan yang mudah dioperasikan, masyarakat kini memiliki akses terhadap air yang lebih aman untuk kebutuhan rumah tangga.

Meski demikian, tim pengabdian tetap mengimbau warga agar merebus air hasil filtrasi sebelum dikonsumsi sebagai langkah pengamanan tambahan.

Dorong Produktivitas Peternakan Warga

Selain sektor sanitasi, program PMKI juga menyasar peningkatan kesehatan hewan.