Menurutnya, perkembangan kawasan selama ini belum optimal karena masih terkendala infrastruktur serta minimnya data ilmiah yang dapat menjadi acuan bagi calon investor.

Karena itu, PT KIB menggandeng Undana sebagai mitra akademik untuk menyusun profil investasi yang didukung data penelitian yang valid, komprehensif, dan dapat dipertanggungjawabkan.

Selain penelitian, PT KIB juga membuka peluang bagi mahasiswa Undana untuk mengikuti program KKN yang difokuskan pada pemetaan kawasan industri dan pemberdayaan masyarakat sekitar.

“Calon investor membutuhkan informasi yang lengkap, akurat, dan berbasis data sebelum mengambil keputusan untuk berinvestasi. Kami ingin membangun kerja sama di bidang penelitian dan kajian sehingga kami dapat menyajikan informasi yang komprehensif mengenai potensi kawasan serta peluang usaha yang dapat dikembangkan,” ujar Rusyanto.

Undana Siap Turunkan Tim Peneliti Lintas Disiplin

Menanggapi tawaran kerja sama tersebut, Wakil Rektor I Undana Prof. Dr. drh. Annytha I.R. Detha menyambut positif langkah PT KIB yang melibatkan perguruan tinggi dalam pengembangan kawasan industri.

Ia menjelaskan bahwa lokasi KKN tahun 2026 telah ditetapkan. Namun demikian, peluang pelaksanaan KKN di Kawasan Industri Bolok tetap terbuka untuk periode berikutnya.