Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp RakyatNTT.ID
+ Gabung
Momentum itu juga ditandai dengan penanaman bibit pohon buah yang diberi nama “Mangga Undana Berdampak”, sebagai simbol implementasi Program Kampus Berdampak yang sedang dijalankan Universitas Nusa Cendana.
Ke depan, kawasan Eco Wisata Tantya Sudhirajati akan dikembangkan sebagai laboratorium lapangan permanen bagi mahasiswa dan dosen untuk melaksanakan kegiatan pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat, khususnya di bidang pertanian, peternakan, perikanan, dan pengelolaan sumber daya alam.
Rektor Undana, Prof. Jefri S. Bale, menilai kawasan yang dibangun Polres Kupang memiliki nilai strategis sebagai pusat pembelajaran berbasis praktik.
“Wahana yang dibangun Polres Kupang ini sangat luar biasa dan memiliki manfaat besar bagi masyarakat. Bagi dunia akademik, lokasi ini dapat dimanfaatkan sebagai pusat pembelajaran baru untuk melaksanakan riset terapan di bidang pertanian dan peternakan,” ujarnya.
Sinergi Akademik dan Kepolisian Perkuat Ketahanan Pangan
Kapolres Kupang AKBP Rudy Junus Jacob Ledo mengatakan keberhasilan program ketahanan pangan membutuhkan dukungan berbagai pihak, termasuk perguruan tinggi.
Menurutnya, kolaborasi dengan Undana akan menghadirkan pendekatan ilmiah dalam pengembangan sektor pangan sehingga program yang dijalankan memiliki dasar riset yang kuat dan tepat sasaran.

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan