Kupang, RakyatNTT.ID – Universitas Nusa Cendana (Undana) Kupang terus memperkuat reformasi tata kelola perguruan tinggi melalui penerapan sistem manajemen risiko terintegrasi.

Langkah strategis tersebut ditandai dengan pembukaan Workshop dan Pelatihan Manajemen Risiko yang berlangsung di Aula Prof. Agus Benu, Gedung Pascasarjana Lantai III Undana, Rabu (8/7/2026).

Kegiatan yang berlangsung selama empat hari hingga Sabtu (11/7/2026) itu merupakan hasil kolaborasi antara Satuan Pengawas Internal (SPI) Undana dengan PT Hanriz Utama Indonesia.

Workshop mengangkat tema “Membangun Budaya Manajemen Risiko: Evaluasi Maturitas Tata Kelola untuk Memperkuat Keberlanjutan Universitas Nusa Cendana Menuju World Class University.”

Program ini menjadi bagian dari komitmen Undana membangun tata kelola perguruan tinggi yang lebih profesional, akuntabel, transparan, dan berorientasi pada pengelolaan risiko di setiap lini organisasi.

Rektor: Risiko Harus Dikelola, bukan Dihindari

Workshop dibuka langsung oleh Rektor Undana, Prof. Dr. Ir. Jefri S. Bale, S.T., M.Eng., didampingi Wakil Rektor II Prof. Dr. Paul G. Tamelan, M.Si., Wakil Rektor IV Prof. Dr. Philiphi de Rozari, S.Si., M.Si., M.Sc., Ph.D., serta Ketua SPI Undana Prof. Dr. Chaterina Agusta Paulus, M.Si.