Kupang, RakyatNTT.ID – Pada 17 Juli 2026 mendatang, Bank NTT genap berusia 64 tahun. Sebagai Pemegang Saham Pengendali (PSP), Gubernur Emanuel Melkiades Laka Lena meminta Bank NTT, untuk terus berperan sebagai penggerak utama, ekonomi kerakyatan di NTT.

Sebagai pemegang saham pengendali, Melki menekankan bahwa, Bank NTT harus menjadi motor penggerak pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Menurut Melki, amanat Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) telah menegaskan bahwa Bank NTT tidak hanya berfungsi sebagai lembaga keuangan, tetapi juga menjadi instrumen pembangunan ekonomi daerah yang berpihak kepada masyarakat.

“Kami mendorong agar Bank NTT menjadi penggerak ekonomi kerakyatan di Nusa Tenggara Timur. Pertumbuhan ekonomi NTT yang dalam beberapa waktu terakhir berada di atas rata-rata nasional harus benar-benar dirasakan oleh sebanyak mungkin masyarakat, terutama mereka yang bergerak di sektor pertanian, perkebunan, kelautan, perikanan, dan peternakan,” kata Melki kepada wartawan, Selasa (14/7/2026) malam.

Ia menjelaskan, sektor-sektor tersebut merupakan tulang punggung perekonomian NTT yang perlu mendapatkan dukungan pembiayaan, pendampingan, hingga akses pasar agar mampu meningkatkan produktivitas dan kesejahteraan masyarakat.