Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp RakyatNTT.ID
+ Gabung
Kupang, RakyatNTT.ID – Tiga mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Nusa Cendana (FH Undana) dipercaya mewakili kampus dalam Kompetisi Debat Penegakan Hukum Pemilu VI Antar Perguruan Tinggi se-Indonesia yang diselenggarakan oleh Badan Pengawas Pemilihan Umum Republik Indonesia (Bawaslu RI).
Ketiga mahasiswa tersebut adalah Gracia Daniella Ratocoreh, Rambu Lika Atahumba, dan Laura Ester Kayadoe. Mereka akan bersaing dengan delegasi dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia dalam ajang nasional yang masa pendaftarannya berlangsung pada 15–24 Juli 2026.
Kompetisi ini mengangkat tema “Penguatan Kelembagaan Bawaslu”, yang bertujuan mendorong kajian akademis terhadap penguatan fungsi pengawasan pemilu pasca-Pemilu 2024, mulai dari pengawasan politik uang, penyelesaian sengketa administrasi, hingga penanganan sengketa hasil pemilu.
Hadapi Persaingan Ketat di Region Timur
Delegasi FH Undana akan memulai perjuangan pada babak eliminasi Region Timur, yang mempertemukan perguruan tinggi dari Jawa Timur, Bali, Nusa Tenggara, hingga Maluku.
Apabila berhasil lolos dari tahap awal, tim Undana akan melanjutkan perjuangan ke babak penyisihan regional yang digelar secara luring di Jakarta sebelum memperebutkan tiket menuju babak final tingkat nasional.
Wajib Kirim Artikel Ilmiah dan Video Presentasi
Pada tahap seleksi awal, setiap tim diwajibkan mengirimkan dua karya utama sebagai bahan penilaian, yaitu:
- Artikel ilmiah sepanjang 5–7 halaman yang mengkaji isu penguatan kelembagaan dan pengawasan pemilu.
- Video presentasi mosi berdurasi lima menit yang memuat pembukaan, penyampaian argumentasi, hingga penutup dengan standar teknis yang telah ditetapkan panitia.
Saat ini, tim FH Undana tengah memfokuskan persiapan pada penyelesaian artikel ilmiah sebelum memasuki proses produksi video presentasi bersama tim kreatif Humas Undana.
Dosen Pembimbing tim, Dr. Bill Nope, S.H., LL.M., mengatakan seluruh anggota tim sedang memaksimalkan persiapan agar mampu memenuhi seluruh persyaratan kompetisi.
“Persiapan tim saat ini sedang dalam finalisasi artikel, setelah itu akan dilanjutkan dengan pengambilan video selama lima menit untuk dinilai. Pada tahap ini tim dari Fakultas Hukum Undana akan mengirimkan video dan naskah artikelnya. Jika video dan artikelnya memenuhi kriteria, akan lolos ke tahap region,” jelas Bill Nope.
Didukung Rekam Jejak Prestasi Mahasiswa
Optimisme tim semakin kuat karena ketiga delegasi memiliki pengalaman dan prestasi di bidang debat maupun kompetisi akademik.
Gracia Daniella Ratocoreh pernah mengikuti seleksi debat Bawaslu pada 2025 dan kembali dipercaya menjadi delegasi tahun ini.
Sementara Laura Ester Kayadoe merupakan mantan delegasi Lomba Debat Bahasa Indonesia (LDBI) Nasional 2023 dan juga memiliki pengalaman sebagai juri pada ajang yang diselenggarakan Pusat Prestasi Nasional (Puspresnas).
Adapun Rambu Lika Atahumba dikenal aktif mengikuti serta menjuarai berbagai kompetisi debat di lingkungan Fakultas Hukum Undana.
Selain mempersiapkan artikel ilmiah, tim juga terus memperdalam materi hukum pemilu, strategi argumentasi, analisis mosi pro-kontra, serta teori-teori hukum yang menjadi dasar dalam kompetisi.
“Pengalaman dari debat tahun lalu bagi saya sangat luar biasa. Saya mengikuti seleksi debat tingkat Fakultas Hukum tahun 2025 bersama beberapa kakak senior dan berhasil lolos. Ini menjadi kebanggaan bagi saya karena meski masih di semester awal, saya sudah mendapat kesempatan mengembangkan potensi di bidang debat nasional,” ungkap Gracia Daniella Ratocoreh.
Bawa Nama NTT di Ajang Nasional
Keikutsertaan mahasiswa FH Undana dalam Kompetisi Debat Penegakan Hukum Pemilu VI tidak hanya menjadi ajang mengasah kemampuan akademik, tetapi juga membawa nama Universitas Nusa Cendana dan Provinsi Nusa Tenggara Timur di tingkat nasional.
Melalui kompetisi ini, para mahasiswa ditantang menghadirkan gagasan kritis mengenai penguatan sistem pengawasan pemilu sekaligus menunjukkan kapasitas akademik dalam menyusun kajian ilmiah dan membangun argumentasi hukum yang komprehensif.
Partisipasi tersebut diharapkan semakin memperkuat reputasi Fakultas Hukum Undana sebagai salah satu perguruan tinggi yang mampu melahirkan mahasiswa berdaya saing nasional, sekaligus membuktikan bahwa talenta dari NTT memiliki kompetensi yang tidak kalah dalam forum akademik tingkat Indonesia. (*/rnc)





WA Channel
Ikuti Kami
Subscribe


Tinggalkan Balasan