Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp RakyatNTT.ID
+ Gabung
Kalabahi, RakyatNTT.ID – Thresher Shark Indonesia (TSI) bekerja sama dengan Pemerintah Kabupaten Alor menggelar Lomba Cerdas Cermat Konservasi Kelautan yang melibatkan puluhan siswa Sekolah Dasar (SD) binaan.
Kegiatan yang berlangsung di Aula Perjuangan, Jumat (17/7/2026), menjadi bagian dari upaya menanamkan kesadaran menjaga ekosistem laut kepada generasi muda.
Kegiatan ini dihadiri Pemerintah Kabupaten Alor melalui Asisten II Setda Alor, Dinas Pendidikan, UPTD Kelautan dan Perikanan, seluruh kepala sekolah dari 22 SD binaan, para guru, serta peserta lomba cerdas cermat.
Kolaborasi Perkuat Pendidikan Konservasi Laut
Community Development Coordinator Thresher Shark Indonesia, Igo Arianto, menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur, Pemerintah Kabupaten Alor, dan para guru Muatan Lokal (Mulok) yang telah mendukung pelaksanaan program konservasi sejak 2023.
Menurutnya, TSI berfokus pada pelestarian sumber daya kelautan, khususnya perlindungan hiu tikus, salah satu spesies laut yang terancam punah.
Ia menegaskan bahwa keberhasilan program konservasi tidak dapat dicapai tanpa sinergi antara pemerintah, sekolah, dan masyarakat.
“Konservasi membutuhkan kolaborasi semua pihak agar upaya menjaga kekayaan laut dapat berlangsung secara berkelanjutan,” ujarnya.
Alor Miliki Kekayaan Laut yang Harus Dijaga
Igo menjelaskan Kabupaten Alor dikenal memiliki potensi kelautan yang sangat besar dengan keanekaragaman hayati dan berbagai spesies laut yang menjadi aset penting bagi daerah.
Karena itu, pendidikan konservasi menjadi langkah strategis untuk menumbuhkan kepedulian anak-anak terhadap lingkungan sejak usia dini.
Menurutnya, generasi muda harus dibekali pengetahuan agar mampu memanfaatkan sumber daya laut secara bijaksana sekaligus menjaga kelestariannya untuk masa depan.
Pemkab Alor Dukung Program Konservasi
Mewakili Pemerintah Kabupaten Alor, Asisten II Setda Alor Rasit Miran, S.P., menyampaikan apresiasi kepada Thresher Shark Indonesia yang telah membangun kerja sama dalam menjaga dan melestarikan sumber daya laut di Kabupaten Alor.
Ia berharap kegiatan lomba tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga meningkatkan pemahaman siswa mengenai pentingnya menjaga ekosistem laut.
“Melalui kegiatan ini diharapkan para peserta semakin memahami pentingnya menjaga sumber daya laut yang menjadi kekayaan Kabupaten Alor,” katanya.
Diikuti 22 SD dari Lima Kecamatan
Teacher Assistant Thresher Shark Indonesia, Beby Gerimu, menjelaskan bahwa peserta lomba berasal dari 22 Sekolah Dasar binaan yang tersebar di lima kecamatan, yakni Pulau Pura, Alor Barat Laut (ABAL), Teluk Mutiara, Kabola, dan Alor Barat Daya (ABAD).
Selain lomba cerdas cermat, panitia juga menggelar pameran hasil karya siswa bertema konservasi laut, seperti miniatur akuarium, piramida edukasi, dan berbagai media pembelajaran kreatif lainnya.
Pameran tersebut menjadi sarana bagi para siswa untuk mengekspresikan pemahaman mereka tentang pentingnya menjaga lingkungan dan ekosistem laut.
Guru Diajak Mengembangkan Program Konservasi di Sekolah
Dalam kegiatan ini, TSI juga mengundang perwakilan guru dari sembilan sekolah di Kecamatan Teluk Mutiara untuk menyaksikan jalannya lomba sekaligus mengunjungi galeri dan stan edukasi yang menampilkan berbagai program konservasi yang telah dijalankan.
Melalui kunjungan tersebut, para guru diharapkan memperoleh inspirasi untuk mengembangkan pendidikan konservasi secara mandiri di sekolah masing-masing.
TSI berharap kolaborasi antara pemerintah, sekolah, dan masyarakat terus diperkuat sehingga pendidikan konservasi laut dapat menjadi bagian dari proses pembelajaran yang berkelanjutan, sekaligus melahirkan generasi muda Alor yang peduli terhadap kelestarian laut sebagai salah satu kekayaan terbesar daerah. (rnc)





WA Channel
Ikuti Kami
Subscribe


Tinggalkan Balasan