Waingapu, RakyatNTT.ID – Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Sumba Timur terus memperkuat upaya pencegahan penyalahgunaan narkoba di kalangan pelajar.

Melalui kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS), Satresnarkoba memberikan edukasi tentang bahaya NAPZA kepada ratusan siswa baru di dua sekolah menengah atas di Kabupaten Sumba Timur, Selasa (14/7/2026).

Kegiatan tersebut dilaksanakan secara bersamaan di SMA Kristen Waingapu dan SMA PGRI Waingapu, dengan total peserta mencapai 366 siswa baru. Di SMA Kristen Waingapu, sosialisasi diikuti oleh 275 siswa, sementara di SMA PGRI Waingapu dihadiri 91 siswa.

Iklan

Kasat Resnarkoba Polres Sumba Timur, Iptu I Gede Putu Parwata, S.H., memimpin langsung kegiatan sekaligus menjadi narasumber di SMA Kristen Waingapu. Sementara itu, Kaurmintu Satresnarkoba Aiptu Dewa Agung Sutedja memberikan materi kepada para siswa di SMA PGRI Waingapu.

“Hari ini kami dari Satresnarkoba menjadi pemateri tentang bahaya NAPZA di dua sekolah sekaligus. Saya sendiri memberikan materi di SMA Kristen, sedangkan Pak Kaurmintu memberikan materi di SMA PGRI Waingapu,” ujar Iptu I Gede Putu Parwata.

Dalam penyampaiannya, Satresnarkoba mengedukasi para siswa mengenai dampak buruk penyalahgunaan NAPZA, mengenalkan berbagai jenis narkoba baru yang mulai beredar, hingga mengingatkan berbagai modus peredaran narkoba yang kini semakin menyasar kalangan pelajar.

Kasat Resnarkoba mengingatkan bahwa bentuk narkoba saat ini telah mengalami berbagai modifikasi sehingga sulit dikenali.

“Adik-adik, sekarang narkoba sudah dikemas seperti permen, minuman, bahkan vape. Jangan tergiur karena penasaran. Sekali coba, masa depan kalian bisa hancur,” tegas Iptu Gede Parwata.

Selain penyampaian materi, kegiatan juga berlangsung interaktif melalui sesi tanya jawab antara siswa dan narasumber. Para peserta kemudian mengikuti deklarasi “Pelajar Hebat Tanpa Narkoba” sebagai bentuk komitmen bersama mendukung program Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan, dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN).

Satresnarkoba juga membagikan stiker Agen P4GN kepada para siswa sebagai simbol ajakan untuk menjadi pelopor dalam memerangi penyalahgunaan narkoba di lingkungan sekolah maupun keluarga.

Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan SMA Kristen Payeti, Yohanis Lowu Nyuga, S.Pd., mengapresiasi langkah preventif yang dilakukan Polres Sumba Timur melalui edukasi kepada peserta didik baru.

“Atas nama keluarga besar SMA Kristen Payeti, kami menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Satuan Reserse Narkoba Polres Sumba Timur. Sosialisasi ini sangat penting untuk membentengi para siswa dari bahaya penyalahgunaan narkoba. Kami berharap edukasi ini menjadi langkah preventif yang efektif agar para siswa selalu waspada, menjauhi narkoba, dan mampu fokus meraih masa depan mereka,” ujarnya.

Melalui kegiatan ini, Satresnarkoba Polres Sumba Timur berharap para siswa baru tidak hanya memahami bahaya penyalahgunaan narkoba, tetapi juga mampu menjadi Agen P4GN yang aktif mengedukasi teman sebaya, keluarga, dan lingkungan sekitar demi menciptakan generasi muda yang sehat, berprestasi, dan bebas dari narkoba. (*/rnc)