Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp RakyatNTT.ID
+ Gabung
Pemerintah tetap menjadikan APBN sebagai instrumen utama untuk mendukung delapan agenda prioritas nasional, di antaranya:
- Penguatan ketahanan pangan.
- Penguatan ketahanan energi.
- Program Makan Bergizi Gratis (MBG).
- Peningkatan kualitas pendidikan.
- Penguatan layanan kesehatan.
- Pembangunan desa.
- Pemberdayaan koperasi dan UMKM.
- Penguatan pertahanan serta percepatan investasi dan perdagangan global.
Di sisi lain, APBN tetap diarahkan untuk menjaga stabilitas ekonomi, meningkatkan produktivitas nasional, dan memperkuat fondasi pertumbuhan ekonomi Indonesia.
Keyakinan Konsumen Turun Dua Bulan Berturut-turut
Sentimen domestik lainnya datang dari hasil Survei Konsumen Bank Indonesia yang menunjukkan penurunan optimisme masyarakat terhadap kondisi ekonomi nasional.
Pada Juni 2026, Indeks Keyakinan Konsumen (IKK) tercatat berada di level 117,8, turun dibandingkan Mei 2026 yang mencapai 120,9, serta jauh lebih rendah dibanding Januari 2026 yang berada di level 127,0.
Meski demikian, Bank Indonesia menegaskan kondisi psikologis masyarakat masih tergolong optimistis karena nilai IKK tetap berada di atas ambang batas 100, yang menjadi indikator optimisme konsumen.
Rupiah Diproyeksi Masih Berfluktuasi
Ibrahim memperkirakan tekanan terhadap rupiah masih akan berlanjut pada perdagangan berikutnya seiring tingginya ketidakpastian global dan respons pasar terhadap berbagai perkembangan ekonomi.




WA Channel
Ikuti Kami
Subscribe


Tinggalkan Balasan