Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp RakyatNTT.ID
+ Gabung
Seba, RakyatNTT.ID – Pemerintah Kabupaten Sabu Raijua menegaskan komitmennya mendukung kemajuan olahraga, khususnya cabang bola voli, melalui penguatan pembinaan atlet dan tata kelola organisasi.
Mewakili Bupati Sabu Raijua Krisman B. Riwu Kore, S.E., M.M., Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekretaris Daerah Kabupaten Sabu Raijua, Victor D.H. Radamuri, S.H., secara resmi membuka Rapat Kerja (Raker) PBVSI Kabupaten Sabu Raijua Tahun 2026.
Raker tersebut berlangsung di Aula SMP Negeri 1 Sabu Barat, Senin (13/7/2026), dengan mengusung tema “Bersinergi, Berprestasi, dan Berkelanjutan untuk Kemajuan Bola Voli di Sabu Raijua.”
Kegiatan dihadiri Ketua Harian KONI Kabupaten Sabu Raijua, Wakil Ketua Umum PBVSI Provinsi NTT beserta jajaran, Kepala Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan Setda Sabu Raijua, Sekretaris Umum PBVSI Kabupaten Sabu Raijua beserta pengurus, serta para pelatih, wasit, atlet dan pemerhati bola voli.
PBVSI Diminta Perkuat Pembinaan Atlet Sejak Dini
Dalam sambutan tertulis Bupati Sabu Raijua yang dibacakan Asisten II Sekda, disampaikan bahwa olahraga memiliki peran yang jauh lebih luas daripada sekadar mengejar prestasi.
Olahraga dinilai menjadi sarana penting untuk membentuk karakter, kedisiplinan, sportivitas, kerja sama, sekaligus memperkuat persatuan di tengah masyarakat.
Karena bola voli menjadi salah satu cabang olahraga yang sangat digemari masyarakat Sabu Raijua, pengelolaannya dinilai harus dilakukan secara profesional dan berkelanjutan.
Sejumlah aspek yang menjadi perhatian meliputi pembinaan atlet sejak usia dini, peningkatan kapasitas pelatih dan wasit, penyelenggaraan kompetisi secara rutin, serta penguatan tata kelola organisasi yang transparan dan akuntabel.
Langkah tersebut dinilai penting agar potensi atlet muda Sabu Raijua dapat ditemukan, dibina, dan dikembangkan secara lebih terarah.
Pemkab Siap Dukung Kemajuan Bola Voli
Pemerintah Kabupaten Sabu Raijua menyatakan kesiapan untuk terus memberikan dukungan terhadap pengembangan olahraga sesuai dengan kemampuan keuangan daerah.
Namun, pemerintah menilai pembinaan atlet tidak dapat berjalan hanya dengan mengandalkan pemerintah atau organisasi olahraga.
Diperlukan sinergi antara pemerintah, PBVSI, sektor pendidikan, dunia usaha, orang tua, serta seluruh elemen masyarakat.
Kolaborasi tersebut diharapkan dapat menciptakan ekosistem pembinaan yang mampu memberikan ruang lebih besar bagi atlet lokal untuk berkembang dan berprestasi.
Prestasi Tidak Lahir Secara Instan
Momentum Raker PBVSI Sabu Raijua 2026 juga menjadi kesempatan untuk memperkuat kekompakan organisasi dan membangun budaya pembinaan yang konsisten.
Bupati mengingatkan bahwa prestasi olahraga tidak dapat dibangun secara instan hanya melalui satu turnamen.
Prestasi membutuhkan proses panjang, latihan yang disiplin, pembinaan berkelanjutan, serta manajemen organisasi yang sehat.
Karena itu, Raker PBVSI diharapkan tidak berhenti sebagai forum menyusun program kerja, tetapi menjadi titik awal gerakan bersama untuk membangun sistem pembinaan atlet yang lebih terarah.
Targetkan Talenta Lokal Tembus Level Regional dan Nasional
Melalui pembinaan yang konsisten, pemerintah daerah berharap semakin banyak talenta lokal Sabu Raijua yang mampu berkembang menjadi atlet berprestasi.
Program pembinaan yang terarah juga diharapkan dapat mendongkrak prestasi bola voli Sabu Raijua sekaligus membuka peluang bagi atlet daerah untuk tampil dan mengharumkan nama daerah di tingkat regional hingga nasional.
Raker PBVSI Sabu Raijua 2026 pun menjadi momentum untuk menyatukan visi seluruh pemangku kepentingan olahraga agar bola voli tidak hanya menjadi olahraga favorit masyarakat, tetapi juga menjadi salah satu sumber prestasi daerah. (*/rnc)





WA Channel
Ikuti Kami
Subscribe


Tinggalkan Balasan