Menurutnya, Kapolres yang baru diharapkan segera memahami kondisi di wilayah Rote Ndao, termasuk berbagai persoalan yang menjadi perhatian masyarakat.

Ia berharap kepemimpinan baru mampu menghadirkan penegakan hukum yang lebih tegas terhadap aktivitas yang diduga melanggar ketentuan.

Soroti Lokasi Pameran Berdekatan dengan Rumah Ibadah

Markus juga menyoroti lokasi pelaksanaan pameran di Lapangan Ch. Nehemia Dilak yang berada di kawasan sejumlah rumah ibadah.

Menurutnya, di sekitar lapangan terdapat dua gereja Protestan, satu gereja Katolik, dan satu masjid sehingga keberadaan permainan yang diduga bermuatan judi dinilai tidak sejalan dengan nilai-nilai keagamaan yang dijunjung masyarakat Rote Ndao.

Ia berharap pemerintah daerah dan aparat penegak hukum dapat memastikan seluruh rangkaian kegiatan pameran berlangsung secara tertib, aman, serta bebas dari aktivitas yang berpotensi melanggar hukum.

“Kami berharap Kapolres yang baru tidak menutup mata terhadap persoalan ini. Jadikan Rote Ndao sebagai daerah yang taat hukum dan menghormati nilai-nilai agama,” katanya.

Hingga berita ini diterbitkan, Kapolres Rote Ndao AKBP Hanry Eko Irawan, S.I.K. belum memberikan keterangan resmi terkait permintaan masyarakat tersebut. (rnc)