Ia mengungkapkan bahwa pacuan kuda tanpa pelana direncanakan menjadi salah satu cabang olahraga yang dipertandingkan pada Pekan Olahraga Nasional (PON) 2028. Karena itu, atlet dan kuda terbaik hasil kompetisi akan diusulkan kepada KONI sebagai bagian dari persiapan menuju ajang nasional tersebut.

Selain itu, Umbu Kabunang juga mengungkapkan bahwa Kejuaraan Nasional (Kejurnas) 2027 yang sekaligus menjadi Pra-PON direncanakan digelar di Pulau Sumba.

Tak hanya itu, pada 7 Juli 2026, penyelenggara juga akan mengajukan penghargaan Rekor MURI untuk kategori pacuan kuda dengan jumlah peserta terbanyak.

Iklan

Sebagai upaya meningkatkan profesionalisme, PORDASI NTT juga berencana menggelar pelatihan bersertifikat bagi joki, pelatih, dan steward, serta melakukan uji coba Dewan Anti Doping terhadap kuda-kuda pacu asal Sumba.

Wakil Bupati: Pacuan Kuda jadi Penggerak Budaya dan Ekonomi

Dalam sambutannya, Wakil Bupati Sumba Barat, Thimo Ragga, menyampaikan apresiasi kepada seluruh kontingen, joki, pemilik kuda, official, dan tamu undangan yang hadir dari berbagai daerah.

Menurutnya, pacuan kuda bukan sekadar ajang mencari juara, tetapi juga menjadi sarana melestarikan budaya Sumba sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat.