Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp RakyatNTT.ID
+ Gabung
Texas, RakyatNTT.ID – Timnas Mesir mencatat sejarah baru dengan melaju ke babak 16 besar Piala Dunia 2026 untuk pertama kalinya. Kepastian itu diraih setelah The Pharaohs mengalahkan Australia melalui drama adu penalti dengan skor 4-2 usai bermain imbang 1-1 hingga babak tambahan pada laga 32 besar di AT&T Stadium, Texas, Amerika Serikat, Sabtu (4/7/2026) dini hari WIB.
Keberhasilan ini disambut penuh haru oleh pelatih Mesir, Hossam Hassan. Ia menyebut kemenangan tersebut sebagai momen bersejarah bagi sepak bola Mesir sekaligus kebanggaan bagi dunia Arab dan Afrika.
“Selamat kepada Mesir. Kesuksesan dan kemenangan ini adalah untuk Mesir, dan kami membuat semua orang Arab dan Afrika bangga,” ujar Hassan, dikutip dari Ahram.
Mantan penyerang legendaris Mesir itu mengaku bersyukur atas pencapaian timnya dan menilai dukungan luar biasa dari masyarakat Mesir di berbagai belahan dunia menjadi energi besar di balik perjalanan bersejarah tersebut.
“Saya sangat bahagia, dan saya berterima kasih kepada Tuhan karena telah memberi kami pahala berkat kebaikan rakyat Mesir dan para penggemar kami di mana pun,” katanya.
Menurut Hassan, suporter Mesir merupakan kekuatan terbesar yang terus memberikan motivasi kepada para pemain sepanjang turnamen.
“Para pendukung Mesir adalah yang terbaik dan terbesar. Selamat kepada mereka semua.”
Ia menambahkan bahwa keberhasilan tim tidak terlepas dari doa dan dukungan masyarakat Mesir yang terus mengalir dari berbagai penjuru dunia.
“Tuhan telah memberkati kami karena rakyat Mesir, yang telah mendukung kami dari setiap penjuru dunia,” tambahnya.
Dedikasikan Kemenangan untuk Rakyat Palestina
Dalam konferensi pers usai pertandingan, Hassan juga menyampaikan solidaritas kepada rakyat Palestina. Ia mengaku terharu melihat antusiasme masyarakat Palestina yang turut merayakan kemenangan Mesir.
“Kami telah melihat betapa bahagianya rakyat Palestina dengan kemenangan ini. Semoga Tuhan memberi mereka kekuatan,” ujar Hassan.
Ia kemudian mendedikasikan kemenangan bersejarah tersebut tidak hanya untuk rakyat Mesir, tetapi juga bagi rakyat Palestina.
“Saya mendedikasikan kemenangan ini kepada rakyat Mesir dan kepada rakyat Palestina.”
Menang Dramatis Lewat Adu Penalti
Mesir sempat unggul lebih dulu melalui gol Emam Ashour pada menit ke-13. Namun Australia mampu menyamakan kedudukan pada menit ke-55 setelah Mohamed Hany mencetak gol bunuh diri.
Skor 1-1 bertahan hingga waktu normal dan babak tambahan berakhir sehingga pertandingan harus ditentukan melalui adu penalti.
Pada babak tos-tosan, empat eksekutor Mesir tampil sempurna. Mahmoud Saber, Ramy Rabia, Mohamed Salah, dan Hossam Abdelmaguid sukses menjalankan tugasnya untuk memastikan kemenangan 4-2.
Sebaliknya, Australia hanya mampu mencetak dua gol melalui Jackson Irvine dan Awer Mabil. Tendangan Harry Souttar melambung di atas mistar, sementara Lucas Herrington gagal setelah bola membentur mistar gawang.
Kemenangan dramatis ini mengantarkan Mohamed Salah dan kolega mencatat pencapaian terbaik dalam sejarah keikutsertaan Mesir di Piala Dunia.
The Pharaohs kini melangkah ke babak 16 besar dengan membawa harapan besar dari rakyat Mesir, sekaligus menjadi salah satu wakil Afrika yang masih bertahan di Piala Dunia 2026. (*/rnc)






WA Channel
Ikuti Kami
Subscribe


Tinggalkan Balasan