“Tante saya itu meninggal dua minggu lalu. Sebelum berpulang, dia menelepon saya dari rumah sakit dan bilang, ‘Tante ada uang segini, tolong didonasikan kepada yang membutuhkan’,” tutur Luna.

Mendengar pesan tersebut, Luna Maya kemudian menceritakan rencananya membangun sekolah di Maumere. Sang tante pun menyambut baik gagasan itu dan mempercayakan pengelolaan donasi tersebut kepadanya.

“Beliau bilang, ‘Boleh. Tolong diamanahkan uang ini supaya tante pulang nanti punya sesuatu yang ditinggalkan untuk kebaikan’,” kenang Luna.

Istri Maxime Bouttier itu menilai pendidikan merupakan fondasi utama dalam membangun masa depan seseorang, keluarga, hingga sebuah bangsa. Karena itu, ia berharap semakin banyak masyarakat yang ikut berkontribusi dalam memajukan pendidikan Indonesia.

“Saya bukan lulusan universitas, hanya SMA. Tapi saya tidak pernah berhenti belajar. Semoga adik-adik ini juga berpikiran yang sama. Saya juga berharap, semakin banyak pihak yang tergerak untuk bahu-membahu mendukung pendidikan Indonesia,” ungkapnya.

Bagi Luna Maya, kemajuan pendidikan harus dimulai dari fondasi yang kuat. Salah satu langkah nyata untuk mewujudkannya adalah menghadirkan infrastruktur pendidikan yang aman, nyaman, dan layak digunakan oleh para peserta didik.