Menurutnya, keberhasilan tersebut merupakan bukti penyertaan Tuhan sekaligus hasil kerja sama seluruh jemaat dan para pendukung kegiatan.

Ia juga mengungkapkan tingginya antusiasme masyarakat terhadap Jambore PART GMIT VII. Jika semula panitia memperkirakan sekitar 800 peserta, jumlah yang hadir ternyata menembus lebih dari 1.000 orang.

“Semua memiliki kesadaran dan rasa memiliki untuk mendukung kegiatan ini, khususnya Jemaat Petra Kefamenanu, mulai dari anak-anak hingga orang tua. Klasis TTU siap melaksanakan tugas pelayanan apa pun yang dipercayakan Majelis Sinode GMIT ke depan. Jika dikerjakan dengan iman, tidak ada yang mustahil bagi Tuhan,” ujarnya.

Pdt. Angkol juga mengungkapkan bahwa total dana yang berhasil dihimpun selama masa persiapan hingga pelaksanaan mencapai sekitar Rp1,2 miliar, yang bersumber dari usaha panitia, dukungan jemaat, dan kontribusi Majelis Sinode GMIT.

Keberhasilan penyelenggaraan Jambore PART GMIT VII Tahun 2026 di Klasis TTU diharapkan menjadi tonggak penting dalam memperkuat pelayanan anak dan remaja GMIT serta melahirkan generasi yang sehat, cerdas, kreatif, beriman, dan siap menjadi saksi Kristus di tengah masyarakat. (rnc)