Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp RakyatNTT.ID
+ Gabung
Menurutnya, keberhasilan tersebut membuktikan bahwa daerah perbatasan mampu menjadi pusat kreativitas, inovasi, sekaligus diplomasi budaya.
“Walaupun kita berada di ujung Indonesia, di wilayah perbatasan, Belu telah membuktikan bahwa kreativitas dan inovasi tidak mengenal jarak. Apa yang dilakukan Belu menjadi kebanggaan NTT,” ujarnya.
Jhoni juga mengingatkan bahwa Festival Fulan Fehan sebelumnya berhasil menarik perhatian nasional dan internasional dengan kehadiran Menteri Dalam Negeri RI, Wali Kota Darwin dari Australia, hingga delegasi Timor Leste.
Libatkan 93 UMKM, Festival Gerakkan Ekonomi Masyarakat
Selain membawa pesan persahabatan lintas negara, Festival Persahabatan Internasional juga dinilai memberikan dampak nyata terhadap ekonomi lokal.
Jhoni mengungkapkan, sebanyak 93 pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) ikut ambil bagian dalam festival tersebut.
Menurutnya, kegiatan berskala internasional mampu meningkatkan perputaran ekonomi daerah, membuka peluang usaha, serta mendorong masyarakat lebih kreatif dalam mengembangkan potensi lokal.
“Event seperti ini memberikan manfaat langsung kepada masyarakat karena menciptakan peredaran uang dan menggerakkan ekonomi daerah,” katanya.
Jhoni Asadoma: Persahabatan adalah Jalan Menuju Perdamaian
Dalam pidatonya, Jhoni Asadoma mengaitkan semangat festival dengan kondisi geopolitik dunia yang masih diwarnai peperangan di berbagai kawasan.





WA Channel
Ikuti Kami
Subscribe


Tinggalkan Balasan