Kupang, RakyatNTT.ID – Mandeknya pengangkutan sampah di sejumlah wilayah Kota Kupang dalam beberapa waktu terakhir mendapat sorotan serius dari DPRD Kota Kupang.

Para legislator meminta Pemerintah Kota Kupang segera melakukan pembenahan menyeluruh terhadap layanan persampahan agar persoalan serupa tidak kembali terulang.

Ketua Fraksi PAN DPRD Kota Kupang, Simon Dima, menegaskan bahwa layanan pengangkutan sampah merupakan bagian dari pelayanan publik yang harus menjadi prioritas pemerintah daerah.

Menurutnya, komitmen Pemerintah Kota Kupang dalam meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat harus diwujudkan melalui pelayanan persampahan yang berjalan secara optimal.

“Apa pun alasannya, pelayanan publik berupa layanan persampahan harus berjalan sesuai harapan warga,” ujar Simon Dima di pelataran Gedung DPRD Kota Kupang, Rabu (29/7/2026).

Usulkan Dana Cadangan BBM untuk DLHK

Menanggapi penjelasan Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kota Kupang yang sebelumnya menyebut terhentinya pengangkutan sampah dipicu keterlambatan pencairan anggaran bahan bakar minyak (BBM) serta minimnya stok BBM, Simon mengusulkan adanya perubahan mekanisme penganggaran.

Ia meminta Pemerintah Kota Kupang menyiapkan pos kas cadangan khusus di DLHK agar operasional armada pengangkut sampah tidak terganggu ketika terjadi kendala administrasi maupun keterlambatan pencairan anggaran.