Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp RakyatNTT.ID
+ Gabung
Lebih lanjut, Bupati SBD menegaskan bahwa turnamen olahraga antardesa harus dipandang sebagai bagian dari proses pembinaan olahraga yang dimulai dari tingkat paling bawah.
Melalui kompetisi yang digelar secara berkelanjutan, pemerintah dan masyarakat dapat menemukan potensi-potensi baru yang nantinya dapat dibina menjadi atlet berprestasi.
Ia berharap dari turnamen tersebut dapat lahir atlet-atlet muda yang tidak hanya memiliki kemampuan teknis, tetapi juga disiplin, sportivitas, dan mental juara.
“Turnamen ini tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga merupakan bagian dari upaya pembinaan olahraga sejak tingkat desa. Melalui kegiatan seperti ini diharapkan lahir atlet-atlet muda yang memiliki potensi, disiplin, sportivitas, dan mental juara sehingga mampu mengharumkan nama Kabupaten Sumba Barat Daya pada berbagai jenjang kompetisi,” ujarnya.
Ratu Wulla juga mengingatkan seluruh peserta agar menjunjung tinggi nilai sportivitas, kejujuran, dan rasa saling menghormati selama pertandingan berlangsung.
Ia mengajak para pemain untuk menjadikan turnamen sebagai momentum membangun karakter sekaligus memperkuat persaudaraan antarmasyarakat desa.
Kepada panitia, perangkat pertandingan, aparat keamanan, dan seluruh masyarakat, Bupati mengimbau agar bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban selama turnamen berlangsung.





WA Channel
Ikuti Kami
Subscribe


Tinggalkan Balasan