Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp RakyatNTT.ID
+ Gabung
Larantuka, RakyatNTT.ID – Konflik berkepanjangan antara warga Desa Narasaosina dan Desa Waiburak, Kecamatan Adonara Timur, Kabupaten Flores Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT), kembali memakan korban jiwa.
Bentrokan yang terjadi pada Sabtu (18/7/2026) pagi mengakibatkan satu orang meninggal dunia dan tiga orang lainnya mengalami luka-luka. Seluruh korban yang telah terdata merupakan warga Desa Waiburak.
Kepala Puskesmas Ile Boleng, Stefanus Ola Bura, membenarkan adanya empat korban yang dievakuasi ke fasilitas kesehatan.
“Ada empat pasien. Satu meninggal, tiga dirawat,” kata Stefanus saat dikonfirmasi, Sabtu (18/7/2026).
Korban Mengalami Luka akibat Senjata Tajam
Stefanus menjelaskan korban yang meninggal merupakan seorang pria berusia 21 tahun. Sementara tiga korban lainnya masih menjalani perawatan medis akibat luka yang diduga disebabkan oleh senjata tajam.
Hingga saat ini, belum diperoleh informasi mengenai kemungkinan adanya korban dari pihak warga Desa Narasaosina.
Petugas masih melakukan pendataan dan penanganan terhadap situasi pascabentrokan.
Konflik Dipicu Sengketa Tanah Adat
Konflik antara warga Desa Narasaosina dan Desa Waiburak diketahui telah berlangsung selama bertahun-tahun. Perselisihan dipicu oleh klaim kepemilikan tanah adat yang hingga kini belum menemukan penyelesaian permanen.

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan