Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp RakyatNTT.ID
+ Gabung
Usaha yang dirintis alumni Undana tersebut mampu mencatatkan omzet ratusan juta rupiah setiap bulan, membuka lapangan pekerjaan bagi belasan anak muda di Kupang, sekaligus menjadi mitra pembinaan bagi kelompok tani di sekitar wilayah operasionalnya.
Selain itu, GS Organik juga berperan sebagai off-taker, yaitu menjamin pembelian hasil panen petani lokal ketika terjadi surplus produksi. Skema ini memberikan kepastian pasar dan membantu petani terhindar dari kerugian akibat hasil panen yang tidak terserap.
Inspirasi bagi Mahasiswa dan Alumni Undana
Bagi Gestianus, pertanian bukan lagi sektor tradisional yang identik dengan keterbatasan. Dengan penerapan ilmu pengetahuan dan teknologi, pertanian dapat berkembang menjadi industri modern yang menjanjikan.
Ia berharap keberhasilannya dapat menginspirasi mahasiswa maupun alumni Undana untuk melihat sektor pertanian sebagai peluang besar dalam membangun daerah sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
“Pertanian adalah pekerjaan pertama sejak dunia ini ada. Menjadi petani tidak membutuhkan penampilan mewah atau banyak bicara. Sebagai alumni Undana, kita memiliki tanggung jawab untuk memberikan dampak nyata sekaligus memperoleh kesejahteraan melalui sektor ini,” tegasnya.
Modernisasi Pertanian untuk Ketahanan Pangan NTT
Inovasi yang dilakukan Gestianus Sino menjadi contoh nyata bagaimana lulusan Universitas Nusa Cendana mampu menghadirkan solusi bagi tantangan pembangunan di Nusa Tenggara Timur.




WA Channel
Ikuti Kami
Subscribe


Tinggalkan Balasan