Menurutnya, perlindungan terhadap tenaga kesehatan tidak hanya menyangkut aspek fisik, tetapi juga kondisi mental selama menjalankan profesinya.

Dekan FKKH Undana: Dokter Harus Bekerja tanpa Rasa Takut

Dekan FKKH Undana, Dr. dr. Christina Olly Lada, M.Gizi, menyampaikan duka mendalam atas wafatnya dr. Icha yang merupakan alumni fakultas tersebut.

Ia menilai kepergian seorang dokter muda menjadi kehilangan besar, terlebih di tengah masih terbatasnya jumlah tenaga medis yang bersedia mengabdi di berbagai wilayah di Nusa Tenggara Timur.

“Sesungguhnya, dokter-dokter kami, termasuk almarhumah dr. Icha, merupakan persembahan terbaik dunia pendidikan kedokteran untuk masyarakat NTT. Kami mendesak terciptanya ruang kerja yang aman agar para dokter dapat menjalankan tugas kemanusiaan tanpa bayang-bayang ketakutan dan intimidasi,” ujarnya.

Dorong Perbaikan Sistem Perlindungan Nakes

Aliansi profesi kedokteran menilai kasus yang menimpa dr. Icha harus menjadi momentum untuk memperkuat sistem perlindungan tenaga kesehatan di Indonesia, khususnya di NTT.

Mereka berharap lahir kebijakan yang menjamin keamanan tenaga kesehatan saat memberikan pelayanan, memperkuat mekanisme penanganan dugaan intimidasi, serta meningkatkan keselamatan kerja di fasilitas kesehatan.