Ia menjelaskan, penyelenggaraan tahun ini menghadirkan konsep baru dengan melibatkan sepenuhnya Youth Jemaat Imanuel Oesao (JiO) sebagai motor utama kepanitiaan.

Wajib Bawakan Dua Lagu

Dalam kompetisi ini, setiap vokal grup diwajibkan membawakan dua lagu, yakni satu lagu pilihan dan satu lagu wajib berjudul “Sekalipun Diriku Dapat Berkata-kata” (PKJ 277).

Grup terbaik nantinya akan membawa pulang Piala Bergilir Youth JiO Bermazmur, sebagai simbol prestasi dalam ajang musik rohani tersebut.

Dinilai Juri Profesional

Untuk menjamin kualitas penilaian, panitia menghadirkan tiga dewan juri profesional yang memiliki pengalaman di bidang seni musik, yaitu:

  • Relin Yosi Huka, M.Sn.
  • Dina W.O. Lake, S.Pd., M.Pd.
  • Maryo Daniamaputra Pattinaja, M.Sn., Ph.D.

Sementara itu, pelaksanaan festival turut didampingi dua tokoh senior sebagai tim pengarah, yakni Gebby Manoe dan Kostan Ballo.

Dimeriahkan Bazar UMKM

Festival Youth JiO Bermazmur tidak hanya menjadi ajang kompetisi vokal grup, tetapi juga menghadirkan ruang pemberdayaan ekonomi masyarakat melalui bazar UMKM.

Kaum ibu Jemaat GMIT Imanuel Oesao turut memeriahkan kegiatan dengan menjual berbagai kuliner dan kue khas yang menjadi daya tarik bagi para peserta maupun pengunjung.