Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp RakyatNTT.ID
+ Gabung
Pendekatan tersebut diharapkan mampu menciptakan rantai pemasaran yang sehat sekaligus meningkatkan kepercayaan pasar terhadap produk kenari asal Alor.
“Harapan kami, ke depan petani kenari di Alor dapat benar-benar mandiri, mampu memenuhi standar pasar, dan memiliki akses pemasaran yang lebih luas sehingga memberikan manfaat ekonomi yang lebih besar bagi masyarakat,” pungkas Vinsensius.
Melalui pendampingan berkelanjutan, WVI berharap komoditas kenari tidak hanya menjadi produk unggulan Kabupaten Alor, tetapi juga mampu menjadi sumber peningkatan pendapatan masyarakat serta memperkuat perekonomian daerah. (rnc)

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan