Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp RakyatNTT.ID
+ Gabung
Salah satu lokasi yang dipasangi garis penyegelan atau KPK Line adalah kediaman Silmy Karim.
Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, menjelaskan bahwa penyegelan dilakukan sebagai bagian dari rangkaian kegiatan penyidikan sebelum dilaksanakan penggeledahan.
“Jadi dalam rangkaian kegiatan penyelidikan tertutup, KPK melakukan pemasangan KPK line atau penyegelan di beberapa titik lokasi untuk kemudian nanti kebutuhan penggeledahan pada saat di tahap penyidikan,” ujar Budi Prasetyo di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta Selatan.
Meski demikian, KPK belum mengungkap secara rinci bagian rumah yang disegel maupun barang-barang yang akan menjadi fokus penggeledahan.
“Untuk detail ruangan yang disegel nanti kami akan update karena memang baru dilakukan tadi malam,” kata Budi.
Nilai Dugaan Pemerasan Capai Ratusan Miliar
KPK mengungkapkan bahwa nilai dugaan pemerasan dalam perkara ini mencapai angka yang sangat besar.
Menurut Budi Prasetyo, total uang yang diduga diperoleh dari praktik pemerasan dan gratifikasi terkait dokumen keimigrasian mencapai ratusan miliar rupiah.
“Nanti kami akan sampaikan angkanya dalam konferensi pers. Nanti kami akan update, mencapai ratusan miliar,” ujarnya.
Selain itu, penyidik juga telah menyita sejumlah barang bukti berupa uang tunai dalam berbagai mata uang asing.

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan