Seba, RakyatNTT.ID – Pemerintah Kabupaten Sabu Raijua kembali menunjukkan komitmennya dalam menghadirkan pelayanan dan perhatian bagi masyarakat desa.

Wakil Bupati Sabu Raijua, Ir. Thobias Uly, M.Si., secara langsung menyerahkan Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT DD) Triwulan II kepada masyarakat Desa Eilogo, Kecamatan Sabu Liae, Selasa (23/6/2026).

Penyerahan bantuan dilakukan secara simbolis kepada perwakilan Keluarga Penerima Manfaat (KPM) sebagai bagian dari upaya pemerintah dalam membantu masyarakat memenuhi kebutuhan dasar di tengah tantangan ekonomi yang masih dihadapi.

Iklan

Kegiatan tersebut turut dihadiri Plt. Camat Sabu Liae Nimrod Leo, S.H., Kepala Desa Eilogo Heo Nelson Penu Weo, Kepala Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan (Prokopim) Setda Sabu Raijua, Ketua dan anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD), perangkat desa, serta 13 KPM penerima bantuan.

Desa Eilogo Pertahankan Besaran BLT Meski Dana Desa Berkurang

Dalam laporan singkatnya, Kepala Desa Eilogo, Heo Nelson Penu Weo, menyampaikan apresiasi atas kehadiran Wakil Bupati bersama jajaran pemerintah daerah yang dinilai sebagai bentuk perhatian nyata terhadap masyarakat desa.

Ia menjelaskan bahwa sebanyak 13 KPM menerima BLT Dana Desa sebesar Rp300.000 per bulan. Meski terjadi pengurangan alokasi Dana Desa akibat kebijakan efisiensi anggaran dari pemerintah pusat, Pemerintah Desa Eilogo tetap mempertahankan nominal bantuan tersebut.

“Kebijakan ini diambil untuk menjaga daya beli masyarakat serta membantu meringankan beban ekonomi warga yang membutuhkan,” ungkapnya.

Camat Ingatkan Tata Kelola Desa yang Profesional

Sementara itu, Plt. Camat Sabu Liae, Nimrod Leo, S.H., menegaskan pentingnya profesionalisme dalam penyelenggaraan pemerintahan desa. Ia meminta seluruh perangkat desa untuk bekerja sesuai aturan dan memahami tugas pokok serta fungsi masing-masing.

Menurutnya, kepatuhan terhadap regulasi menjadi kunci dalam mencegah terjadinya persoalan hukum di kemudian hari.

Nimrod juga memberikan penekanan khusus terkait tata kelola pengadaan barang dan jasa di desa. Ia menjelaskan bahwa Sekretaris Desa memiliki fungsi sebagai koordinator dan verifikator keuangan desa sehingga tidak diperbolehkan terlibat langsung sebagai pelaksana pengadaan.

“Pemisahan peran ini penting untuk menjaga transparansi, akuntabilitas, dan menghindari terjadinya tumpang tindih fungsi pengawasan,” tegasnya.

Wakil Bupati Minta BLT Digunakan untuk Kebutuhan Pokok

Dalam arahannya, Wakil Bupati Sabu Raijua Thobias Uly memberikan apresiasi kepada Pemerintah Desa Eilogo atas percepatan penyaluran BLT Dana Desa Tahap II. Ia juga mengingatkan para penerima manfaat, yang sebagian besar merupakan lanjut usia (lansia), agar menggunakan bantuan tersebut secara bijak.

Menurutnya, bantuan pemerintah hendaknya diprioritaskan untuk memenuhi kebutuhan pokok dan meningkatkan kualitas kesehatan keluarga.

“Manfaatkan BLT Dana Desa ini untuk memenuhi kebutuhan pokok, terutama membeli makanan bergizi seperti susu dan telur agar tetap sehat dan kuat. Jangan melihat dari besar kecilnya nilai bantuan, tetapi syukuri manfaat yang diberikan,” ujarnya.

Selain itu, Wakil Bupati juga mengimbau masyarakat untuk membangun keterbukaan dalam pengelolaan keuangan keluarga agar tidak menimbulkan konflik rumah tangga.

Ia menegaskan bahwa bantuan yang diberikan pemerintah merupakan bentuk kepedulian negara kepada masyarakat sehingga harus dimanfaatkan dengan penuh tanggung jawab.

“Jumlahnya mungkin tidak banyak, tetapi inilah bentuk perhatian pemerintah kepada masyarakat. Apa pun yang diterima dengan rasa syukur akan menjadi berkat,” katanya.

Wujud Kehadiran Pemerintah di Tengah Masyarakat

Penyaluran BLT Dana Desa Triwulan II di Desa Eilogo menjadi bukti nyata komitmen Pemerintah Kabupaten Sabu Raijua dalam memastikan program bantuan sosial dapat menjangkau masyarakat yang membutuhkan hingga tingkat desa.

Acara ditutup dengan penyerahan bantuan secara simbolis oleh Wakil Bupati kepada perwakilan KPM dan dilanjutkan dengan foto bersama seluruh unsur pemerintah serta masyarakat yang hadir.

Melalui program ini, pemerintah berharap bantuan yang diberikan dapat membantu menjaga daya beli masyarakat, meningkatkan kesejahteraan keluarga penerima manfaat, serta memperkuat kehadiran negara dalam pelayanan kepada masyarakat desa. (*/rnc)