Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp RakyatNTT.ID
+ Gabung
Kesempatan tersebut dinilai akan membuka akses yang lebih luas bagi mahasiswa dan dosen Undana untuk terlibat dalam jejaring penelitian maritim tingkat internasional.
Akademisi Undana Ambil Peran dalam Konservasi Laut Internasional
Kerja sama antara Undana dan ATSEA dinilai memiliki nilai strategis tidak hanya bagi dunia akademik, tetapi juga bagi upaya konservasi laut di kawasan perbatasan Indonesia.
Perairan Rote Ndao dan Laut Timor merupakan wilayah penting yang menjadi koridor migrasi internasional bagi berbagai spesies laut, termasuk dugong yang saat ini menghadapi ancaman akibat aktivitas manusia dan perubahan iklim.
Selama ini, berbagai kebijakan konservasi di kawasan perbatasan sering kali menghadapi keterbatasan data ilmiah lokal yang memadai. Kehadiran para peneliti Undana dalam program riset bersama ATSEA diharapkan dapat memperkuat basis data ilmiah yang dibutuhkan untuk penyusunan kebijakan konservasi yang lebih efektif.
Melalui MoA tersebut, akademisi FPKP Undana akan terlibat langsung dalam pemetaan kesehatan ekosistem lamun dan populasi dugong di wilayah Rote Ndao.
Hasil penelitian yang diperoleh nantinya tidak hanya bermanfaat bagi Indonesia, tetapi juga dapat menjadi referensi penting dalam penyusunan kebijakan konservasi laut bagi tiga negara anggota kerja sama ATSEA, yakni Indonesia, Australia, dan Papua Nugini.
Perkuat Posisi Undana di Kancah Riset Global
Kolaborasi ini menjadi bukti semakin kuatnya peran Undana dalam jaringan penelitian internasional, khususnya di bidang kelautan dan lingkungan maritim.





WA Channel
Ikuti Kami
Subscribe


Tinggalkan Balasan