Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp RakyatNTT.ID
+ Gabung
Tambolaka, RakyatNTT.ID — Pemerintah Kabupaten Sumba Barat Daya (SBD) terus memperkuat upaya percepatan penanganan stunting melalui kolaborasi lintas sektor. Salah satu langkah yang dilakukan yakni menggelar Pertemuan Koordinasi Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting (Genting) tingkat Kabupaten SBD.
Kegiatan tersebut dibuka secara resmi oleh Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Kabupaten SBD, Christofel Horo, SH, mewakili Bupati SBD, di Aula Bupati SBD, Rabu (17/6/2026).
Pertemuan itu dihadiri perwakilan BKKBN beserta jajaran, Forkopimda, kepala OPD, para camat, Kepala BAZNAS, Kepala SPPG, kalangan pengusaha, pimpinan yayasan, koordinator penyuluh, serta tamu undangan lainnya.
Dalam sambutan Bupati Ratu Ngadu Bonnu Wulla yang dibacakan Christofel Horo, disampaikan bahwa stunting masih menjadi tantangan besar dalam pembangunan sumber daya manusia di Indonesia karena berdampak tidak hanya pada pertumbuhan fisik anak, tetapi juga perkembangan kognitif, kemampuan belajar, hingga produktivitas pada masa depan.
“Stunting bukan hanya persoalan tinggi badan anak, tetapi menyangkut kualitas generasi di masa depan. Karena itu, penanganannya membutuhkan perhatian dan kerja bersama dari seluruh pihak,” kata Christofel.

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan