Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp RakyatNTT.ID
+ Gabung
Karena itu, Fraksi PAN mendesak Pemkot Kupang memberikan penjelasan secara rinci mengenai program-program prioritas yang tidak mencapai target beserta faktor penghambatnya, termasuk yang berkaitan dengan proses pengadaan barang dan jasa.
Fraksi PAN juga berharap pemerintah segera merumuskan langkah konkret guna meningkatkan kualitas perencanaan program sehingga penggunaan anggaran dapat memberikan dampak nyata bagi masyarakat.
Sementara itu, Fraksi Demokrat melalui juru bicaranya, Djuneidi Kana, menekankan bahwa peningkatan pendapatan daerah tidak secara otomatis mencerminkan keberhasilan kinerja pemerintah daerah.
Menurutnya, ukuran keberhasilan sesungguhnya harus terlihat dari dampak yang dirasakan masyarakat, seperti menurunnya angka kemiskinan, membaiknya infrastruktur, meningkatnya kualitas pelayanan dasar serta kesehatan keuangan daerah.
Fraksi Demokrat pun meminta Pemkot Kupang menjelaskan secara mendalam komponen penyumbang Silpa terbesar agar penumpukan anggaran yang tidak terserap dapat diantisipasi pada tahun-tahun mendatang.
Di sisi lain, Fraksi Golkar melalui juru bicaranya Mohammad Darwis menyoroti pentingnya evaluasi menyeluruh terhadap perencanaan dan pelaksanaan anggaran daerah.




WA Channel
Ikuti Kami
Subscribe


Tinggalkan Balasan