Peserta yang berasal dari kalangan milenial dan Generasi Z aktif berdiskusi mengenai relevansi UUD 1945 sebagai konstitusi yang menjamin hak-hak warga negara, termasuk hak memperoleh pendidikan, serta pentingnya menjaga keutuhan NKRI dan semangat Bhinneka Tunggal Ika di tengah keberagaman masyarakat Indonesia.

Melalui pendekatan partisipatif, peserta diajak mengaitkan nilai-nilai kebangsaan dengan tantangan nyata yang mereka hadapi di era digital.

Cetak Generasi Berdaya Saing Global dan Cinta Tanah Air

Di akhir kegiatan, seluruh peserta berkomitmen menjadikan nilai-nilai kebangsaan sebagai fondasi dalam membangun inovasi, kepemimpinan, dan integritas.

Iklan

Sosialisasi ini diharapkan mampu melahirkan generasi muda yang tidak hanya unggul secara akademik dan mampu bersaing di tingkat global, tetapi juga memiliki karakter kuat, menjunjung tinggi Pancasila, serta berperan aktif dalam pembangunan bangsa, khususnya di Provinsi Nusa Tenggara Timur.

Kegiatan ini sekaligus menjadi bukti bahwa pendidikan kebangsaan dapat dikemas secara menarik, relevan, dan mudah dipahami oleh generasi muda sebagai calon pemimpin Indonesia di masa depan. (rnc)