Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp RakyatNTT.ID
+ Gabung
Ende, RakyatNTT.ID – Menyambut Hari Bhayangkara ke-80 yang akan diperingati pada 1 Juli 2026, Polres Ende menunjukkan komitmennya dalam menjaga kelestarian lingkungan laut sekaligus mendukung kesejahteraan masyarakat pesisir.
Komitmen tersebut diwujudkan melalui program peletakan rumah ikan atau terumbu karang buatan yang terbuat dari knalpot bekas di perairan Desa Rorurangga, Kecamatan Pulau Ende, Rabu (24/6/2026).
Kegiatan ini dipimpin langsung Kapolres Ende, AKBP Yudhi Franata, S.I.K., M.H., M.Tr.Opsla, dan dihadiri berbagai unsur pemerintah, TNI, tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh pemuda, serta warga setempat.
Hadir pula Danlanal Ende, Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi NTT Wilayah III Ende, Camat Pulau Ende, serta para kepala desa se-Kecamatan Pulau Ende.
Dalam sambutannya, Kapolres Ende menyampaikan bahwa program rumah ikan merupakan bagian dari rangkaian peringatan Hari Bhayangkara ke-80 sekaligus bentuk kepedulian Polri terhadap keberlanjutan sumber daya laut dan kesejahteraan masyarakat nelayan.
“Peletakan rumah ikan ini merupakan salah satu kegiatan dalam rangka Hari Bhayangkara ke-80 sekaligus bentuk kepedulian Polri terhadap kelestarian sumber daya laut dan kesejahteraan masyarakat pesisir yang selama ini menggantungkan hidup pada sektor perikanan,” ujar AKBP Yudhi Franata.
Menurutnya, rumah ikan yang ditempatkan di dasar laut tersebut diharapkan menjadi habitat baru yang aman bagi berbagai jenis ikan untuk berkembang biak. Dengan demikian, populasi ikan di perairan Pulau Ende dapat meningkat dan memberikan dampak ekonomi yang berkelanjutan bagi para nelayan.
“Kami berharap rumah ikan yang ditempatkan hari ini dapat menjadi cikal bakal tumbuh dan berkembangnya ekosistem laut yang sehat. Dari tempat inilah ikan-ikan kecil dapat berkembang biak sehingga ke depan mampu meningkatkan populasi ikan dan memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat nelayan,” tambahnya.
Selain berfungsi sebagai sarana konservasi laut, penggunaan knalpot bekas sebagai bahan utama rumah ikan juga menjadi inovasi dalam pemanfaatan limbah yang bernilai guna bagi lingkungan.
Camat Pulau Ende Apresiasi Inovasi Polres Ende
Camat Pulau Ende, Ahmad, S.H., menyampaikan apresiasi atas inisiatif dan kepedulian Polres Ende yang menghadirkan program rumah ikan di perairan Ngazukapu, Desa Rorurangga.
Menurutnya, program tersebut memberikan manfaat besar bagi masyarakat pesisir sekaligus menjadi contoh nyata kolaborasi dalam menjaga lingkungan laut.
“Kami mengucapkan terima kasih dan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada Bapak Kapolres Ende beserta jajaran. Kehadiran rumah ikan ini merupakan inovasi yang sangat bermanfaat bagi masyarakat Pulau Ende,” ujarnya.
Ia juga menilai keseriusan Kapolres Ende terlihat dari keterlibatan langsung dalam survei hingga penyelaman untuk menentukan lokasi yang tepat bagi penempatan rumah ikan.
Lebih lanjut, Ahmad mengajak seluruh masyarakat dan nelayan untuk menjaga fasilitas tersebut agar manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang.
“Mari kita bersama-sama menjaga rumah ikan ini dengan menghentikan segala bentuk penangkapan ikan yang merusak lingkungan laut. Program ini harus menjadi warisan berharga bagi anak cucu kita agar mereka tetap dapat menikmati kekayaan laut yang lestari,” katanya.
Dukung Ekonomi Nelayan dan Wisata Bahari
Program rumah ikan yang digagas Polres Ende menjadi simbol kuat sinergi antara kepolisian, pemerintah, dan masyarakat dalam menjaga keberlanjutan ekosistem laut.
Selain mendukung ketahanan pangan dan meningkatkan hasil tangkapan nelayan, keberadaan rumah ikan juga diharapkan menjadi daya tarik baru bagi pengembangan wisata bahari di Pulau Ende.
Dengan ekosistem laut yang semakin sehat dan terjaga, Pulau Ende berpotensi berkembang menjadi destinasi wisata bahari berkelanjutan yang mampu meningkatkan daya saing sektor pariwisata dan ekonomi masyarakat di Nusa Tenggara Timur. (rnc16)





WA Channel
Ikuti Kami
Subscribe


Tinggalkan Balasan