Anak usaha Astra, PT United Tractors Tbk (UNTR), juga diperkirakan memberikan dividend yield 7,83 persen. Namun, laba perusahaan mengalami penurunan signifikan hingga berada di kisaran Rp640 miliar.

TLKM Tetap jadi Pilihan Defensif

Di sektor telekomunikasi, PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (TLKM) masih dianggap sebagai saham defensif yang layak dipertimbangkan investor.

Meskipun estimasi dividend yield TLKM sebesar 5,22 persen menjadi yang terendah dalam daftar, emiten telekomunikasi terbesar di Indonesia tersebut tetap menarik bagi investor yang mencari stabilitas di tengah volatilitas pasar.

Rendahnya yield TLKM dibanding emiten lain dalam daftar tidak terlepas dari penurunan laba pada tahun buku 2025. Namun, posisi bisnis yang kuat dan karakter defensif sektor telekomunikasi masih menjadi daya tarik utama bagi investor jangka panjang.

Dengan kondisi pasar yang masih penuh tantangan, analis menekankan pentingnya tidak hanya mengejar dividend yield tinggi, tetapi juga memperhatikan kualitas fundamental dan prospek pertumbuhan perusahaan agar investasi tetap berkelanjutan. (*/rnc)