Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp RakyatNTT.ID
+ Gabung
Selain PTBA, sektor perbankan juga mendominasi daftar saham pilihan. PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) menawarkan estimasi dividend yield sebesar 12,63 persen, tertinggi di kelompok bank besar. Perseroan tetap mampu membukukan laba sekitar Rp13 triliun hingga Rp14 triliun pada kuartal pertama tahun ini.
PT Bank CIMB Niaga Tbk (BNGA) juga masuk dalam radar analis dengan estimasi yield mencapai 10,45 persen. Selain didukung laba sekitar Rp1,77 triliun, bank ini dinilai memiliki valuasi menarik dan rasio dana murah (CASA) yang kuat.
Sementara itu, PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI) menawarkan estimasi dividend yield sebesar 8,91 persen. Bank pelat merah tersebut mencatat pertumbuhan laba 16,6 persen menjadi Rp15,4 triliun pada kuartal I-2026 dengan kualitas aset yang tetap terjaga.
Yield Tinggi, Tetapi Kinerja Keuangan Melemah
Meski sejumlah saham menawarkan dividend yield tinggi, BRI Danareksa mengingatkan bahwa tidak semua emiten menunjukkan tren kinerja yang positif.
PT Indo Tambangraya Megah Tbk (ITMG) misalnya diperkirakan memberikan dividend yield sebesar 10,25 persen. Namun, laba perusahaan pada kuartal I-2026 tercatat turun 16 persen menjadi USD54,5 juta.
Hal serupa terjadi pada PT Astra International Tbk (ASII). Emiten otomotif dan konglomerasi tersebut mencatat penurunan laba sebesar 16 persen menjadi Rp5,85 triliun, meskipun masih menawarkan estimasi yield 8,53 persen.

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan