Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp RakyatNTT.ID
+ Gabung
Aksi kedua pelaku pertama kali diketahui oleh seorang warga bernama Susten Biliu. Saat berada di rumah, saksi mendengar suara anjing terus menggonggong sehingga memutuskan keluar untuk memeriksa keadaan sekitar.
Saat itulah, saksi melihat kedua pelaku sedang menghidupkan sepeda motor. Keduanya menggunakan atribut lengkap menyerupai petugas PLN, mulai dari helm hingga sepatu keselamatan.
Setelah para pelaku meninggalkan lokasi, saksi memeriksa tiang listrik di sekitar rumah dan mendapati kabel penangkal petir telah hilang akibat dipotong.
Susten Biliu kemudian menghubungi Yestri Biliu dan Joni Nomleni untuk membantu memantau pergerakan kedua pelaku.
“Ketiga saksi kemudian menyebar untuk memantau pergerakan para pelaku. Di sekitar cabang Oenoni, Desa Mio, para saksi mendapati kedua tersangka sedang kembali memotong kabel penangkal petir di bawah tiang listrik,” jelas AKP I Wayan Pasek Sujana.
Saat dihampiri warga, kedua pelaku sempat berdalih bahwa mereka sedang melakukan pemeriksaan tekanan arus listrik.
Tim Buser Bergerak Cepat
Mengetahui adanya dugaan pencurian aset milik negara tersebut, petugas lapangan PLN SoE, Maksi Aduard Ataupah, melaporkan kejadian itu ke Mapolres TTS pada Jumat (19/6/2026).

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan