Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp RakyatNTT.ID
+ Gabung
Tambolaka, RakyatNTT.ID – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Perindo Kabupaten Sumba Barat Daya (SBD) menggelar kegiatan konsolidasi dan diskusi bersama Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Sumba Barat Daya, Senin (8/6/2026) di Sekretariat DPD Perindo SBD.
Kegiatan ini sebagai bagian dari upaya memperkuat pemahaman kader terhadap regulasi kepemiluan serta mempersiapkan organisasi menghadapi tahapan verifikasi faktual partai politik di masa mendatang.
Kegiatan yang berlangsung dalam suasana dialogis tersebut dihadiri langsung oleh Ketua DPD Partai Perindo Sumba Barat Daya, Yusup Bora, Wakil Ketua DPD Stefanus Rangga Bola, serta sejumlah pengurus lainnya seperti Richardus Holo Kondo dan Maximus Mario Kaka. Dari unsur Dewan Pimpinan Cabang (DPC) hadir Yesaya Holo, Atri Kurniawan Holo, Vikchi Ghadi, dan Yosep Rehi Koghe.
Sementara itu, Bawaslu Kabupaten Sumba Barat Daya diwakili oleh Ketua Bawaslu Yeremias Bayoraya Kewuan bersama anggota Sekti Handayani dan Emanuel Koro.
Dalam pertemuan tersebut, Bawaslu memberikan penjelasan terkait peraturan kepemiluan, tugas dan fungsi lembaga pengawas pemilu, serta peran strategis yang dijalankan dalam menjaga integritas proses demokrasi.
Diskusi juga menjadi ruang bagi pengurus Partai Perindo untuk menyampaikan berbagai masukan dan pengalaman yang diperoleh di lapangan.
Ketua DPD Partai Perindo Sumba Barat Daya, Yusup Bora, mengatakan bahwa kegiatan tersebut merupakan langkah penting untuk membangun pemahaman yang sama antara partai politik dan penyelenggara pemilu.
Menurutnya, komunikasi yang baik akan membantu menciptakan proses demokrasi yang lebih transparan, tertib, dan sesuai dengan ketentuan perundang-undangan.
“Melalui diskusi ini, kami memperoleh pemahaman yang lebih mendalam mengenai tugas dan fungsi Bawaslu serta berbagai regulasi yang berkaitan dengan pengawasan pemilu. Di sisi lain, kami juga menyampaikan sejumlah masukan yang diharapkan dapat menjadi referensi bagi Bawaslu dalam menjalankan tugasnya ke depan,” ujar Yusup Bora.
Menurutnya, masukan dari pengurus partai politik sangat penting karena berasal dari pengalaman langsung di tingkat akar rumput. Dengan adanya komunikasi dua arah, berbagai persoalan yang berpotensi muncul dalam tahapan pemilu dapat diantisipasi sejak dini.
Salah satu isu yang menjadi perhatian dalam diskusi tersebut adalah pentingnya membangun komunikasi yang berkelanjutan menjelang tahapan verifikasi faktual partai politik.
Perindo Sumba Barat Daya mendorong Bawaslu untuk terus membuka ruang koordinasi dan konsultasi agar proses verifikasi dapat berjalan lancar dan tidak menimbulkan persoalan administratif di kemudian hari.
Yusup Bora menegaskan bahwa salah satu tantangan yang sering muncul dalam proses verifikasi adalah adanya anggota atau pengurus yang terdaftar di lebih dari satu partai politik. Kondisi tersebut dapat menimbulkan masalah administratif dan berpotensi menghambat proses verifikasi partai.
Karena itu, DPD Partai Perindo Sumba Barat Daya memberikan instruksi tegas kepada seluruh pengurus DPC agar lebih selektif dalam proses rekrutmen pengurus Dewan Pimpinan Ranting dan Teritorial (DPRT). Setiap calon pengurus wajib dipastikan tidak tercatat sebagai anggota partai politik lain.
“DPD menegaskan kepada seluruh pengurus DPC agar dalam proses perekrutan pengurus DPRT dilakukan verifikasi secara cermat. Jika ditemukan masih terdaftar di partai lain, maka yang bersangkutan wajib mencabut kartu tanda anggota (KTA) dari partai asalnya sebelum bergabung dengan Perindo,” tegasnya.
Langkah tersebut dinilai penting untuk menjaga validitas data keanggotaan partai sekaligus memastikan seluruh struktur organisasi memenuhi persyaratan yang ditetapkan dalam regulasi kepemiluan.
Sementara itu, Ketua Bawaslu Kabupaten Sumba Barat Daya, Yeremias Bayoraya Kewuan, menyambut baik inisiatif dialog yang dilakukan Partai Perindo.
Menurutnya, komunikasi dan koordinasi antara partai politik dengan lembaga pengawas pemilu merupakan bagian penting dalam memperkuat kualitas demokrasi.
Ia menegaskan bahwa Bawaslu memiliki tugas untuk melakukan pencegahan, pengawasan, dan penindakan terhadap berbagai potensi pelanggaran pemilu. Karena itu, partisipasi aktif partai politik dalam memahami regulasi akan sangat membantu menciptakan pemilu yang jujur, adil, dan berintegritas.
Melalui kegiatan konsolidasi ini, Partai Perindo Sumba Barat Daya menunjukkan komitmennya untuk terus memperkuat struktur organisasi, meningkatkan kualitas kader, serta membangun sinergi dengan penyelenggara pemilu.
Langkah tersebut diharapkan menjadi modal penting dalam menghadapi berbagai tahapan pemilu mendatang sekaligus memperkuat demokrasi yang sehat dan berkualitas di Kabupaten Sumba Barat Daya. (rnc)





WA Channel
Ikuti Kami
Subscribe


Tinggalkan Balasan