“Kota Kupang harus mampu menunjukkan kesiapan terbaiknya karena akan menjadi wajah Nusa Tenggara Timur saat PON berlangsung,” katanya.

Tidak Bangun Venue Baru, Fokus Revitalisasi Fasilitas yang Ada

Menanggapi kebijakan efisiensi anggaran yang diterapkan pemerintah pusat, Wali Kota Kupang memastikan bahwa pemerintah daerah tidak akan membangun venue olahraga baru untuk PON 2028.

Sebagai gantinya, Pemkot Kupang memilih strategi revitalisasi dan optimalisasi fasilitas olahraga yang sudah tersedia agar memenuhi standar penyelenggaraan event olahraga nasional.

Langkah tersebut dinilai lebih efektif dan efisien tanpa mengurangi kualitas fasilitas yang akan digunakan oleh para atlet dan peserta PON.

Selain memperhatikan efisiensi anggaran, strategi ini juga memungkinkan pemerintah untuk memaksimalkan pemanfaatan aset olahraga yang telah dimiliki daerah.

Anggaran Khusus PON Mulai Disiapkan Tahun 2027

Christian Widodo menegaskan bahwa komitmen menjadi tuan rumah yang sukses harus dimulai sejak sekarang melalui perencanaan yang matang dan terukur.

Pemerintah Kota Kupang juga telah merancang anggaran pendukung yang lebih spesifik untuk kebutuhan PON dan akan mulai dipersiapkan pada tahun 2027.