Kalabahi, RakyatNTT.ID – Harapan panjang masyarakat Pulau Pantar untuk mewujudkan pemerataan pembangunan dan kemandirian daerah kembali mendapat angin segar. Pemerintah Kabupaten Alor menegaskan komitmennya untuk memprioritaskan pembentukan Daerah Otonomi Baru (DOB) Kabupaten Pantar.

Komitmen tersebut mengemuka dalam Dialog Publik yang digelar Forum Akademisi Pantar (FAP) di Aula Utama Universitas Tribuana Kalabahi (Untrib), Senin (15/6/2026).

Dilansir dari RakyatALOR.ID (RakyatNTT Network), kegiatan tersebut mengusung tema “Melalui Sinergi Pemerintah, Akademisi dan Masyarakat, Kita Dorong Percepatan Pembentukan DOB Kabupaten Pantar Menuju Kemandirian dan Pemerataan Pembangunan”, kegiatan tersebut menjadi ruang diskusi bersama untuk membahas kelayakan pemekaran Kabupaten Pantar.

Dialog publik itu dihadiri para akademisi, mahasiswa, tokoh masyarakat, pemuda, hingga masyarakat Pulau Pantar yang menunjukkan dukungan terhadap perjuangan pembentukan daerah otonom baru tersebut.

Hadirkan Enam Narasumber Strategis

Forum Akademisi Pantar menghadirkan enam narasumber yang mewakili unsur pemerintah, legislatif, akademisi, serta panitia pemekaran daerah.

Mereka terdiri dari Bupati Alor yang memaparkan visi kebijakan strategis daerah induk, Ketua DPRD Kabupaten Alor terkait dukungan politik dan anggaran, Rektor Universitas Tribuana Kalabahi mengenai kontribusi sumber daya manusia, Panitia DOB Pantar yang menyampaikan profil dan kesiapan daerah, Sekretaris Jenderal Forum Konsultasi Nasional DOB yang menjelaskan strategi percepatan pemekaran, serta akademisi Universitas Tribuana Kalabahi yang mengulas potensi lokal Pulau Pantar.