Ketua Panitia Forum Akademisi Pantar, Rudi Lema Killa, SH., M.Kn., menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya dialog tersebut.

Ia berharap perjuangan panjang masyarakat Pulau Pantar untuk memiliki kabupaten sendiri dapat segera terwujud.

“Terima kasih kepada pemerintah daerah, DPRD, Rektor Untrib Kalabahi, Panitia DOB Pantar, Forum Konsultasi Nasional, para akademisi, pemuda dan orang tua dari Pulau Pantar yang telah hadir dalam momentum yang bermartabat ini. Semoga harapan besar kita untuk pemekaran Daerah Otonom Baru Pulau Pantar dapat terwujud secepatnya,” ujarnya.

Pemda Alor Tegaskan DOB Pantar Menjadi Prioritas

Dalam dialog tersebut, Pemerintah Kabupaten Alor diwakili Asisten I Setda Alor, Syafyuddin A.I. Djawa, SH., yang membawakan materi mengenai visi kebijakan strategis daerah induk.

Ia menegaskan bahwa pemerintah daerah di bawah kepemimpinan Bupati Iskandar Lakamau mendukung secara proaktif pembentukan DOB Kabupaten Pantar.

Menurutnya, perjuangan pemekaran Kabupaten Pantar telah menjadi salah satu prioritas Pemerintah Kabupaten Alor.

“Untuk pemekaran Kabupaten Pantar ini, bagi pemerintah daerah hal ini menjadi sebuah prioritas. Segala sarana dan prasarana sudah layak, maka selayaknya kita bersatu dan bergandengan tangan untuk memperjuangkan harapan besar ini,” katanya.

Ketua DPRD Alor: DOB Pantar demi Keadilan dan Kesejahteraan

Dukungan serupa disampaikan Ketua DPRD Kabupaten Alor, Buche Brikmar. Menurutnya, pembentukan Kabupaten Pantar bukan hanya kepentingan masyarakat Pulau Pantar semata, melainkan kebutuhan seluruh masyarakat Kabupaten Alor.