Hadir dalam kegiatan tersebut rombongan ISI Surakarta, pejabat Kementerian Luar Negeri, pemerhati budaya, Loro Lamaknen, Dansatgas Pamtas RI-RDTL, Kasdim 1605/Belu, Ketua DPRD Kabupaten Belu, Camat Lamaknen dan Lamaknen Selatan, para kepala desa, tokoh adat, serta masyarakat dari Kecamatan Lamaknen dan Lamaknen Selatan.

Dorong Kampung Adat Duarato jadi Model Pelestarian Budaya

Kehadiran Ketua Umum TP PKK Pusat menjadi bukti nyata dukungan pemerintah terhadap pelestarian budaya lokal, khususnya di wilayah perbatasan Indonesia.

Sinergi antara pemerintah, masyarakat adat, akademisi, TNI-Polri, dan berbagai pemangku kepentingan diharapkan mampu menjadikan Kampung Adat Duarato sebagai model pelestarian budaya berkelanjutan yang tidak hanya menjaga tradisi leluhur, tetapi juga mendorong pemberdayaan ekonomi masyarakat melalui sektor budaya dan pariwisata.

Iklan

Melalui kunjungan tersebut, diharapkan berbagai kekayaan budaya Lamaknen, mulai dari Tari Likurai, tenun tradisional, hingga Ritual Holek dan Ukun Naran Bunaq, semakin dikenal di tingkat nasional maupun internasional serta berpeluang menjadi warisan budaya tak benda yang terus dilestarikan bagi generasi mendatang. (*/rnc)