Gubernur juga menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Sumba Tengah dan seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam pengembangan NTT Mart.

Ia mengaku bangga karena NTT Mart yang dikelola Dekranasda Sumba Tengah berhasil menempati peringkat kedua dibandingkan daerah lainnya di Provinsi NTT.

“Ini membuktikan bahwa meskipun Sumba Tengah memiliki berbagai keterbatasan, namun dengan kegigihan, inovasi, dan terobosan yang dilakukan, mampu menunjukkan prestasi yang membanggakan dan bahkan mengungguli sejumlah kabupaten lainnya di NTT,” katanya.

Lebih lanjut, Gubernur menegaskan bahwa melalui program NTT Mart by OSOP, pemerintah ingin mendorong peserta didik memiliki jiwa kewirausahaan sejak dini.

Program tersebut diharapkan tidak hanya diterapkan pada jenjang SMA dan SMK, tetapi juga dapat dikembangkan hingga tingkat SMP dan SD.

Kegiatan ini menjadi momentum penting dalam memperkuat sinergi antara pemerintah provinsi, pemerintah daerah, satuan pendidikan, serta masyarakat dalam mendukung peningkatan kualitas pendidikan, pengembangan kewirausahaan pelajar, dan implementasi Gerakan Jam Belajar di lingkungan masyarakat. (*/rnc)