Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp RakyatNTT.ID
+ Gabung
Bupati juga menyampaikan optimisme terhadap kepemimpinan Dandim yang baru. Menurutnya, sinergi yang selama ini terjalin antara Pemerintah Kabupaten Belu, TNI, Polri, dan seluruh pemangku kepentingan harus terus diperkuat demi mendukung pembangunan serta menjaga stabilitas wilayah perbatasan Indonesia dan Timor Leste.
Ia menilai semangat kolaborasi menjadi modal utama dalam menghadapi berbagai tantangan pembangunan sekaligus mempercepat kemajuan daerah.
Pada kesempatan itu, Willybrodus Lay turut mengajak seluruh unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) untuk bersama-sama menyukseskan Festival Fulan Fehan ke-4 yang akan digelar pada 25 hingga 27 Juni 2026.
Festival tersebut diharapkan menjadi ajang promosi potensi wisata dan budaya Kabupaten Belu, sekaligus mempererat kebersamaan antara pemerintah, aparat keamanan, dan masyarakat.
Sementara itu, Letkol Inf Andi Yunus mengaku memiliki kesan mendalam selama menjalankan tugas di Kabupaten Belu. Ia menyebut masa pengabdiannya selama satu tahun delapan bulan di wilayah perbatasan tersebut menjadi pengalaman yang sangat berharga.
“Awalnya saya sempat bertanya-tanya kapan masa tugas selesai dan kapan bisa pindah. Namun setelah menjalani kehidupan di Belu, perasaan itu berubah. Setelah minum air dari bumi Belu, rasanya berat untuk berpisah,” ungkapnya.

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan