Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp RakyatNTT.ID
+ Gabung
Menurutnya, pemerintah membuka kemungkinan untuk menutup dapur MBG yang jumlahnya dinilai berlebih. Namun, keputusan tersebut masih akan dibahas lebih lanjut.
“Memang salah satu arahnya ke sana, tetapi hari ini belum bisa dipastikan apakah akan ditutup atau tidak. Semua sedang ditata dan diinventarisasi terlebih dahulu,” kata Prasetyo.
Meski demikian, pemerintah akan berupaya meminimalkan penutupan agar pelayanan Makan Bergizi Gratis kepada para penerima manfaat tetap berjalan tanpa gangguan.
Ia menegaskan program yang sudah berjalan tidak boleh berhenti selama proses penataan berlangsung. Pengawasan dan evaluasi juga akan terus dilakukan guna menjaga kualitas layanan.
“Kita targetkan satu bulan penataan ini selesai. Yang sudah berjalan harus tetap berjalan dan tidak boleh terganggu. Pengawasan juga harus diperkuat agar kualitas program tetap terjaga dan tidak mengalami penurunan,” tegasnya.
Program Makan Bergizi Gratis merupakan salah satu program prioritas Presiden Prabowo Subianto yang ditujukan untuk meningkatkan kualitas gizi masyarakat, khususnya anak-anak dan kelompok rentan. Karena itu, pemerintah berupaya memastikan pelaksanaannya tetap efektif, efisien, dan berkelanjutan. (*/rnc)

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan