Meski demikian, angka tersebut jauh lebih rendah dibandingkan pekan sebelumnya yang mencatatkan net sell mencapai Rp5,98 triliun.

Di sisi lain, investor domestik masih menjadi penopang utama pasar modal Indonesia. Nilai pembelian investor domestik mencapai Rp54,58 triliun, lebih tinggi dibandingkan nilai penjualannya sebesar Rp53,67 triliun.

Mayoritas Saham Berada di Zona Hijau

Penguatan IHSG turut tercermin dari pergerakan mayoritas saham di Bursa. Sebanyak 398 saham atau sekitar 42 persen dari total saham yang diperdagangkan mencatat kenaikan lebih dari dua persen. Sementara itu, hanya 184 saham yang mengalami penurunan lebih dari dua persen.

Dari sisi sektoral, indeks Basic Materials menjadi sektor dengan penguatan tertinggi setelah naik 7,22 persen dalam sepekan.

Kinerja positif juga dicatat sektor Consumer Cyclicals yang menguat 4,35 persen, Consumer Non-Cyclicals sebesar 4,10 persen, serta sektor Financials yang naik 3,09 persen.

Sebaliknya, sektor Properties & Real Estate menjadi sektor dengan pelemahan terdalam setelah terkoreksi 2,07 persen. Sektor Technology juga mengalami penurunan sebesar 0,32 persen.

Indeks Utama BEI Kompak Menguat

Selain IHSG, sejumlah indeks utama Bursa Efek Indonesia juga mencatatkan penguatan sepanjang pekan.