Rosla juga mengakui masih ada pelayanan yang mungkin belum sepenuhnya memuaskan masyarakat. Karena itu, pihaknya membuka diri terhadap berbagai masukan demi peningkatan kualitas pelayanan.

“Kami tidak pungkiri kalau masih banyak pelayanan kami yang kurang berkenan. Kami selalu berusaha memberikan pelayanan yang terbaik dan siap menerima masukan dari bapak mama sekalian,” ungkapnya.

Kegiatan tersebut secara resmi dibuka oleh Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten TTS, dr. RA Karolina Tahun.

Iklan

Dalam sambutannya, ia menegaskan bahwa dengan jumlah bidan yang cukup besar di Kabupaten TTS, berbagai persoalan kesehatan ibu dan persalinan seharusnya dapat semakin ditekan.

Ia berharap usia IBI yang semakin matang serta pengalaman pelayanan yang dimiliki Klinik Krisna dapat melahirkan lebih banyak program kesehatan berkualitas bagi masyarakat.

“Semoga dengan usia yang semakin panjang tersebut, IBI dan juga Klinik Krisna dapat menyelenggarakan kegiatan bermutu lainnya untuk memperluas cakupan kesehatan bagi ibu hamil dan anak serta mendukung upaya pemberantasan stunting,” katanya.

Tidak hanya mendapatkan pemeriksaan kesehatan dan konsultasi langsung dengan dokter spesialis, para ibu hamil yang mengikuti kegiatan tersebut juga memperoleh edukasi mengenai pentingnya menjaga kesehatan selama masa kehamilan.