Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp RakyatNTT.ID
+ Gabung
“Ini menjadi alarm serius bagi seluruh pemangku kepentingan di NTT yang berkaitan dengan pendidikan,” kata Winston.
Ia menegaskan bahwa rendahnya hasil TKA tidak bisa dibebankan kepada peserta didik semata. Menurutnya, hasil tersebut menunjukkan masih adanya berbagai persoalan dalam sistem pendidikan, mulai dari ketimpangan mutu sekolah, keterbatasan sarana dan prasarana, akses teknologi, hingga kualitas proses pembelajaran di berbagai wilayah.
Sebagai anggota Komisi V DPRD NTT, Winston menilai hasil TKA ini harus menjadi momentum evaluasi menyeluruh terhadap kebijakan pendidikan di daerah.
“Tidak bisa main-main. Yang kita butuhkan hari ini bukan saling menyalahkan, tetapi mengakui bahwa pendidikan kita memang tidak sedang baik-baik saja,” tegasnya.
Jadi Titik Balik Pendidikan NTT
Winston menilai capaian TKA yang masih rendah harus menjadi titik balik bagi seluruh pemangku kepentingan untuk melakukan pembenahan serius, terutama dalam meningkatkan kemampuan literasi dan numerasi siswa yang dinilai masih menjadi persoalan utama.
“Kita harus akui bahwa urusan literasi dan numerasi masih menjadi persoalan besar,” ujarnya.
DPRD NTT, lanjut dia, akan mendorong fungsi pengawasan agar kebijakan pendidikan dan penggunaan anggaran benar-benar memberikan dampak terhadap peningkatan mutu belajar siswa.





WA Channel
Ikuti Kami
Subscribe


Tinggalkan Balasan