Masyarakat, wisatawan, maupun pendaki diimbau untuk tidak melakukan aktivitas dalam radius lima kilometer dari pusat erupsi Gunung Lewotobi Laki-Laki.

Waspadai Potensi Banjir Lahar Hujan

Selain ancaman erupsi dan hujan abu vulkanik, PVMBG juga mengingatkan adanya potensi banjir lahar hujan apabila terjadi curah hujan tinggi di sekitar kawasan gunung.

Wilayah yang diminta meningkatkan kewaspadaan meliputi daerah yang berada di sekitar aliran sungai berhulu di puncak Gunung Lewotobi Laki-Laki, seperti Dulipali, Padang Pasir, Nobo, Nurabelen, Klatanlo, Hokeng Jaya, Boru, dan Nawakote.

Iklan

Potensi banjir lahar dapat meningkat sewaktu-waktu apabila material vulkanik yang menumpuk di lereng gunung terbawa aliran air hujan menuju daerah pemukiman dan kawasan hilir.

Warga Diminta Gunakan Masker

PVMBG juga mengimbau masyarakat yang terdampak hujan abu vulkanik agar menggunakan masker atau penutup hidung dan mulut guna mengurangi risiko gangguan kesehatan, khususnya pada sistem pernapasan.

Selain itu, masyarakat diminta tetap tenang, mengikuti arahan pemerintah daerah dan petugas terkait, serta tidak mudah mempercayai informasi yang belum jelas sumber maupun kebenarannya.

Dengan status Gunung Lewotobi Laki-Laki yang masih berada pada Level III (Siaga), warga di sekitar kawasan gunung diharapkan terus memantau perkembangan informasi resmi dari PVMBG dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) untuk mengantisipasi kemungkinan peningkatan aktivitas vulkanik. (*/rnc)