Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp RakyatNTT.ID
+ Gabung
Ia mengapresiasi keberhasilan uji coba penanaman jagung dua kali dalam satu musim pada lahan seluas 10 hektare di Paobokol yang dijadwalkan memasuki masa panen pada 20 Juni mendatang.
Untuk mendukung peningkatan produksi, Pemerintah Kabupaten Lembata juga telah menyiapkan sejumlah peralatan pertanian berupa sensor lahan dan alat semprot bermesin yang saat ini sedang dalam proses pengiriman.
Dorong Petani Manfaatkan KUR
Dalam kesempatan tersebut, Bupati juga menyoroti pentingnya kemandirian ekonomi petani melalui akses pembiayaan perbankan.
Menurutnya, petani tidak dapat terus bergantung pada bantuan modal pemerintah setiap tahun. Sebaliknya, petani perlu mulai memanfaatkan fasilitas Kredit Usaha Rakyat (KUR) sebagai sumber pembiayaan usaha yang berkelanjutan.
Ia mengakui masih banyak petani yang merasa khawatir untuk berhubungan dengan lembaga perbankan. Karena itu, diperlukan edukasi dan pendampingan agar masyarakat memahami manfaat KUR yang menawarkan bunga rendah dan akses pembiayaan yang lebih mudah.
“Kelompok-kelompok tani harus menjadi titik awal penguatan ekonomi masyarakat melalui akses pembiayaan yang sehat dan berkelanjutan,” katanya.
Hadapi Tantangan Fiskal, Lembata Tetap Catat Prestasi
Bupati juga menjelaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Lembata saat ini menghadapi tantangan fiskal akibat kebijakan efisiensi nasional yang diperparah oleh beban utang daerah.

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan