Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp RakyatNTT.ID
+ Gabung
Menurut Yosef Lede, Kabupaten Kupang memiliki potensi besar di berbagai sektor, mulai dari pertanian, peternakan, kesehatan, pendidikan hingga lingkungan hidup yang dapat menjadi ruang belajar sekaligus pengabdian bagi mahasiswa.
“Kabupaten Kupang memiliki potensi besar di sektor pertanian, peternakan, kesehatan, pendidikan, dan lingkungan. Saya berharap mahasiswa dapat mengembangkan ilmu yang dimiliki untuk membantu masyarakat serta menjadi mitra strategis pembangunan di desa-desa tempat mereka mengabdi,” ujarnya.
Ia juga mengingatkan pentingnya menjaga etika, menghormati budaya lokal, serta membangun hubungan yang baik dengan masyarakat selama masa KKN berlangsung.
“Saya ingin mahasiswa benar-benar melaksanakan pengabdian. Tinggalkan jejak yang baik di masyarakat. Disiplin dan kejujuran adalah modal penting untuk masa depan,” tambahnya.
Mahasiswa Ditempatkan di 18 Lokasi KKN
Sementara itu, Rektor UPG 1945 NTT, Uly Jonathan Riwu Kaho, menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Kupang atas dukungan dan kerja sama yang diberikan dalam pelaksanaan program KKN tahun 2026.
Ia menjelaskan bahwa sebelum diterjunkan ke lokasi pengabdian, para mahasiswa telah dibekali berbagai materi terkait kondisi sosial, ekonomi, budaya, dan tantangan pembangunan yang ada di Kabupaten Kupang.

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan